AMBON, Siwalimanews – Pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) baik Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Mene­ngah Pertama (SMP) dilaksanakan secara online dan merupakan tanggung jawab dari Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Ambon.

Kepala Dinas Pen­-didikan Kota Ambon, Fahmi Salatalohy, ketika ditanyai perihal tersebut, dirinya membenarkan. Proses pendaftaran secara online ini, merupakan tanggung jawab pemkot dalam hal ini dinas teknis. Namun, tetap dikawal oleh para guru.

“Iya benar, tapi proses pendaftaran itu di sekolah masing-masing, nanti kanalnya itu di Dinas Pendidikan (Dindik),” beber Salatalohy, kepada Siwalima, melalui telephone seluler, Rabu (16/6).

Dia mempertegas, pendaftaran tetap dilaksanakan disekolah namun, tetap merupakan tanggung jawab dari pada dinas. Salatalohy mengakui, sekolah hanya sebagai perantara apabila ada orang tua yang tidak memahami proses pendaftaran secara online.

“Nah, separuh ada yang mendaftar disekolah, nanti dipindahkan ke operator, baru di daftarkan ke aplikasi itu. Bagi orang tua yang kurang paham,” jelas Salatalohy.

Diakuinya, proses PPDB ini berbeda dengan yang telah dilaksanakan beberapa tahun lalu. “Betul secara online di website ppdb.ambon. go.id, ini beda dengan proses yang dua tahun lalu itu kan,” katanya.

Selain itu dirinya juga membeberkan, sesuai dengan pelaksanaan PPDB di tahun 2020 lalu, jalur zonasi tetap dipertahankan dengan memperhatikan sebaran sekolah, data sebaran domisili calon peserta didik, dan kapasitas daya tampung sekolah.

“Sistem zonasi diberlakukan juga untuk maksud pemerataan siswa, misalnya untuk sekolah ung­gulan, kuotanya jelas 300 sis­wa, berarti kalau yang mendaftar lebih dari 300, maka sisanya dialih­kan ke sekolah lain yang masih jarang peminat,” pungkasnya.

Disinggung alasan apa sehi­ngga harus dilakukan pendaftaran secara online dan tidak bisa offline, kadis tidak meresponnya.

Untuk diketahui, SD/MI ada 215 sekolah yang membuka PPDB, sedangkan untuk SMP/MTs ada 58 Sekolah. Pendaftaran PPDB untuk SD/sederajat, telah dibuka 25 Mei – 15 Juni 2021, sedangkan untuk SMP/sederajat, 25 Mei 2021 – 29 Juni 2021. (S-52)