PIRU, Siwalimanews – Demi mencapai target selesainya pekerjaan rumah warga pasca gempa 2019 lalu, Sekertaris Daerah (Sekda) Mansur Tuharea turun mengecek langsung di lapangan.

Pengecekan tersebut dipimpin langsung oleh Sekda Seram Bagian Barat (SBB) yang didampingi oleh Asisten II, Peking Caling, Asisten III Alvin Tuasuun, yang berlangsung di Deda Kamal, Nuruwe, Kairatu Kalapa Dua, Kamariang Kecamatan Kairatu Barat dan Kairatu, Rabu, (17/6).

Tuharea kepada wartawan, Rabu (17/6) mengungkapkan, pemerintah daerah sangat  optimis untuk pencapaian target pembangunan rumah warga sebelum Agustus 2021.

Dikatakan, selain mengecek progres pekerjaan di lapangan Tuharea juga langsung melakukan kordinasi dengan Pimpinan Bank BNI cabang Waimital untuk mengecek penyerapan pencairan anggaran dan meminta pihak Bank untuk tidak mempersulit para pendamping saat pencairan dana.

“Tujuan pengecekan langsung progres pekerjaan rumah-rumah warga tersebut, berdasarkan arahan Gubernur Maluku Murad Ismail untuk secepatnya menyelesaikan rumah warga pasca gempa,” ungkapnya.

Baca Juga: Kemenkumham Koordinasi Pelayanan Komunikasi Masyarakat

Lanjutnya, untuk mengecek langsung ke lapangan agar dapat memastikan progres pekerjaan,” Sebab dari hasil pantauan di beberapa titik ada rumah yang sudah 65 persen, bahkan lebih. Untuk itu kita pastikan sebelum Agustus sudah bisa selesai,” tutur Sekda.

Hal lain juga diungkapkan Koor­dinator Fasilitator Kabupaten SBB Ahmat Rangga bahwa, sejauh ini progres pekerjaan fisik rumah yang rusak akibat gempa itu sudah mencapai 65 persen, dan dirinya optimis akang selesai di akhir Juli 2021. “Saat ini fisik sudah mencapai 65 persen dan saya sangat optimis akang selesai sebelum Agustus,” terangnya.

Selain itu juga Kepala Bank BNI Cabang Waimital Aditya Saat me­ngatakan, anggaran yang dicair­kan ke rekening masing-masing warga di bayarkan sesuai tahapan dan jika konsisten maka bisa se­lesai di bayarkan pada akhir Juli nanti.

“Saat ini kami sudah melakukan pencairan dana untuk penerima bantuan sudah mencapai 45 persen dan kalau konsisten bisa selesai di akhir Juli 2021,” terangnya. (S-49)