MASOHI, Siwalimanews – Gempa dengan magnitudo 6,1 skala richter yang mengguncang Kota Masohi dan sekitarnya, Rabu (16/6) siang mengakibatkan kepanikan warga.

Pantauan Siwalimanews di Kota Masohi terlihat, warga yang berada di rumah maupun di gedung perkantoran berhamburan keluar dan berlari menjauhi gedung-gedung bertingkat dan mencari daerah yang kosong untuk berlindung.

Takut adanya gempa susulan, mengakibatkan warga bertahan di luar rumah lebih dari 15 menit. Sontak situasi Kota Masohi yang cenderung lengang di saing hari, langsung terlihat ramai.

“Katong samua berharap dan berdoa gempa yang kuat ini tidak lagi berulang dan tak terjadi apa-apa di daerah kita ini,” ungkap beberapa warga yang ditemui Siwlaimanews beberapa saat setelah gempa.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Maluku Tengah Latief Key yang dikonfirmasi Siwalimanews, membenarkan bahwa gempa dengan kekuatan 6,1 skala richter baru saja terjadi.

Baca Juga: Kapolda Resmikan Tiga Sarana Penangulangan Covid-19 di RS Bhayangkara

Pusat gempa itu kata Key, berada di 7 kilo meter Kecamatan Tehoru, meski demikian pihaknya hingga pukul 14.15 WIT belum menerima laporan adanya kerusakan akibat guncangan gempa itu.

“Iya benar kita telah menerima data dari pusat gempa yang baru terjadi itu. Memang pusat gempa berada di 7 kilometer Tehoru, namun syukur alhamdulillah belum ada laporan kerusakan yang terjadi sampai dengan saat ini dan mudah-mudahan tidak ada,” ucap Key.

Pada kesempatan itu, ia meminta warga agar panik dan tetap tenang serta waspada agar tidak menimbulkan kepanikan yang berarti kepada orang lain disekitarnya.

“Saya minta agar warga tetap tenang dan berdoa, jangan panik, namun ikhtiar dan waspada itu perlu. Mudah-mudahan Tuhan menjauhkan segala musibah dan kecelakaan dari kita semua, amin,” ucapnya. (S-36)