MASOHI, Siwalimanews – Limbah pabrik kelapa sawit milik PT Nusa Ina diduga kuat telah mencemari lingkungan. Dugaan pencemaran dari pabrik yang beroperasi di Desa Kobisadar Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Kabupaten Malteng itu, pertama diunggah akun facebook bernama Yenny Mailuhu, Jumat (19/2).

Akun itu mengunggah video berdurasi 1 menit lebih dan beberapa foto yang menunjukkan lingkungan tercemar akibat pembuangan limbah industri PT Nusa Ina Group.

Dalam Vidio dan foto yang diunggah akun facebook itu, terlihat jelas air di Dusun Siliha, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi telah tercemar. Bahkan airnya telah berubah warna menjadi coklat kehitaman.

Mailuhu dalam unggahannya itu minta pemerintah dan DPRD Kabupaten Maluku Tengah, untuk segera mengambil sikap tegas. Pasalnya akibat pencemaran limbah industri pabrik ini akan mengancam kehidupan warga sekitar.

“Mohon perhatian dari Pemda Maluku Tengah atas pembuangan limbah pabrik kelapa sawit PT Nusa Ina ke pantai Dusun Siliha Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, karena ini sangat membahayakan bgi keadaan laut. Laut jadi tercemar degan limbah tersebut, maka warga setempat tidak bisa lagi untuk mencari ikan di laut. Jadi tolong ditindak lanjuti masalah tersebut oleh Pemda Maluku Tenggah, dan bagi teman-teman FB yang sudah membaca tolong diviralkan demi saudara-saudari kakimi di dusun Siliha,” tulis Mailuhu.

Baca Juga: Aliansi Solidaritas Husen Suat Datangi DPRD

Human Resource Development PT Nusa Ina, Hidayat Wajo yang dikonfirmasi Siwalimanews, Sabtu (20/2) terkait masalah mengaku, belum mengetahui hal tersebut.

“Kami belum tau hal itu. Apakah lokasinya di Desa Kobi, Dusun Siliha atau di lokasi lain. Intinya setelah nanti kami tiba dilokasi baru kami beri keterangan. Sekarang saya masih dalam perjalanan dari Ambon menuju Kobi,” ucapnya.(S-36)