AMBON, Siwalimanews – Bupati Maluku Barat Daya, Benyamin Thomas Noach meninjau aktivtas masyarakat dan pedagang di Pasar Rakyat Wonreli, Yotowawa Daisuli Kisar.

“Pembangunan infrastruktur terus dilakukan pemerintah hingga saat ini sangat penting dan hari ini kita sama-sama ada di pasar rakyat ini menyaksikan serta membuka aktivitas pasar,” jelasnya.

Menurutnya pasar merupakan sarana pendukung aktivitas perekonomian masyarakat sehingga kehadiran pasar diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.

Oleh karena itu, tanggung jawab menjaga dan merawat pasar ini menjadi tanggung jawab bersama baik pemerintah, masyarakat, pedagang dan pembeli.

“Pasar ini merupakan tempat masyarakat yang ada di Pulau Kisar melaksanakan aktivitas ekonomi, sehingga harus kita jaga dan rawat agar tetap dapat dipergunakan dengan baik di masa yang akan datang,” ingat bupati

Baca Juga: Pengusaha Malas Bayar Retribusi Air Bawah Tanah

Dirinya berharap pasar ini juga dapat menjadi sumber peningkatan ekonomi bagi sebagian masyarakat di Pulau Kisar karena berpengaruh pada peningkatan ekonomi di kabupaten ini.

Lebih lanjut bupati, pembangunan daerah ini akan terus dilakukan, bukan hanya di Pulau Kisar namun pulau dan kecamatan lainnya.

“Kita terus melakukan pembangunan infrastruktur, ada pembangunan infrastruktur di Pulau Wetar, Pulau Damer, Pulau Romang, Pulau Sermatang dan pulau serta kecamatan lainnya,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Koperasi dan UMKM, Melwaar Untajana mengatakan di pasar tersebut dan terdapat ratusan pedagang.

“Sesuai dengan hasil pendataan ada 245 pedagang yang menempati pasar tersebut,” katanya.

Para pedagang menjajakan barang mulai dari sayur mayur, buah serta kebutuhan pokok lainnya. Sementara itu, terdapat 35 penjual yang menjual kebutuhan sekunder lainnya seperti pakaian, sepatu, sendal, handphone serta penjahit,” ungkapnya.

Ia mengatakan, untuk daya tampung pasar sendir menurutnya masih terbatas sehingga belum dapat mengakomodir semua pedagang yang ada. Oleh karena itu, akan dilakukan penataan ulang sehingga semua pedagang dapat diakomodir. (S-09)