AMBON, Siwalimanews – Anggota DPRD Provinsi Maluku dapil Kabupaten Seram Bagian Timur, Alimudin Kolatlena mengingatkan pihak BPBD SBT untuk responsif dan tanggap terhadap bencana dan kejadian di wilayah setempat.

“Memang BPBD SBT terlihat lambat dan tidak responsif terhadap kejadian bencana dan musibah yang terjadi di SBT,” ujar Kolatlena kepada Siwalimanews, di Baileo Rakyat Karang Panjang Ambon, Jumat (28/5).

Kurang tanggapnya BPBD SBT, kata Kolatlena terlihat dari kejadian hilangnya salah satu nelayan di Pulau Goron beberapa waktu lalu, namun setelah empat hari terjadi pun tidak ada tanggapan dari BPBD.

Menurutnya, informasi kehilangan warga SBT itu didapatkan hanya melalui media sosial dan berita online sedangkan tanggapan dan pernyataan resmi dari BPBD SBT sebagai lembaga yang berwenang untuk menangani bencana itu tidak ada.

“Maluku secara umum dan khususnya Kabupaten SBT saat ini dilanda curah hujan yang cukup tinggi dan gelombang air laut cukup besar menghantam pesisir pantai beberapa wilayah di SBT, namun tidak terlihat langkah cepat yang diambil oleh BPBD disana,” ujarnya.

Baca Juga: DPRD Ingatkan PUPR Perhatian Kualitas Talud Wayori

Karena itu, Kolatlena meminta kepada BPBD SBT untuk lebih tanggap terhadap bencana dan musibah yang terjadi di daerah itu. (S-50