AMBON, Siwalimanews – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku akan melakukan ruyaktul hilal guna menentukan awal syawal Idul Fitri 1444 Hijriyah

Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku Rusydi Latuconsina kepada Siwalimanews melalui telepon selulernya, Rabu (19/4) menjelaskan, ruyaktul hilal akan dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Maluku.

“Ruyaktul hilal dilakukan secara serempak di seluruh Indonesia, dimana terdapat 134 titik, dan untuk Maluku akan dilakukan besok yang dipusatkan di Karang Panjang, tepatnya di samping patung Martha Christina Tiahahu,” ujar Latuconsina.

Rukyatul hilal yang dilakukan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku kata Latuconsina, akan melibatkan ormas Islam seperti Nahdhatul Ulama, Muhamadiyah, Persis, Mathlau’ul Anwar, TNI, Polri, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Akademisi IAIN serta komunitas Khalafiah dari IAIN.

Selain itu, Kanwil Kementerian Agama Maluku bakal melibatkan sejumlah tokoh agama, termasuk Majelis Ulama Indonesia Maluku, termasuk Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Pattimura untuk melakukan pemantauan hilal.

Baca Juga: Jelang Idul Fitri, DPRD Himbau Masyarakat Jaga Kamtibmas

Semua hasil rukyatul hilal akan diserahkan pihak Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku ke tim rukyatul hilal pusat untuk dilakukan penetapan awal Idul Fitri.

“Hasil dari pantauan hilal itulah akan dilaporkan ke tim pusat untuk menjadi bahan pada sidang isbat yang dilakukan oleh Kementerian Agama bersama Ormas Islam di Jakarta untuk menentukan awal Idul Fitri oleh pemerintah,” ucap Latuconsina.(S-20)