AMBON, Siwalimanews – Musyawarah Daerah IX DPD Golkar Kota Ambon kembali diskorsing. Padahal pimpinan sidang baru saja membuka musda lanjutan tersebut, pada Selasa (29/9) sekitar pukul 11. 45 WIT.

Musda yang baru saja berjalan sekitar 15 menit, atau tepat pukul 12.05 WIT, pimpinan sidang kembali menskorsing sidang.

Kepada Siwalimanews, pimpinan sidang Yusri AK Mahedar menjelaskan, skorsing yang dilakukan ini dalam rangka makan siang dan akan dilanjutkan pada pukul 15.00 WIT.

“Tadi memang sudah cabut skorsing tapi karena jam makan siang, maka diskorsing kembali sampai jam 15.00,” ujar Mehedar.

Kendati kembali diskorsing, Mahedar menegaskan pihaknya akan berusaha agar hari ini juga Musda Kota Ambon tuntas dilakukan.

Baca Juga: DPD Golkar Maluku Dituding Biang Kerok Molornya Musda Kota

Sebelumnya Senin (28/9) malam Mahedar juga menskorsing musda. Ada alasan sehingga dirinya mangambil keputusan untuk menskorsing musda, diantaranya karena permintaan dewan pengawas yang merasa telah lanjut usia serta kondisi Kota Ambon yang sementara menjalankan PSBB transisi.

“Alasannya Ambon masih masuk di zona orange dan dari dewan pertimbangan minta diskorsing dengan alasan sudah lanjut usia,” ungkap Mahedar.

Terkait dengan adanya informasi jika diskorsingnya musda karena persoalan penandatanganan pakta integritas yang oleh salah satu kubu dipaksakan, Mahedar membantah informasi tersebut.

“Tidak ada itu, skorsing murni karena permintaan dewan penasihat dan selaku anak di Golkar saya langsung penuhi permintaan untuk diskorsing,” ujarnya.

Mahedar menegaskan, pakta integritas bukan bersifat wajib, karena itu terpulang lagi kepada peserta yang memutuskan apakah akan melakukan penandatanganan atau tidak, sehingga itu bukan masalah.

“Tidak ada masalah, pakta integritas itu bukan bersifat wajib,” tegasnya.

Sampai dilakukannya skorsing, agenda musda Golkar Kota Ambon lanjutan masih berjalan dnegan verifikasi peserta sesuai dengan surat mandat yang diberikan organisasi. (Cr-2)