AMBON, Siwalimanews – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengaku, telah terbentuk awan sibi atau awan cumulonimbus di Utara pulau Ambon.

“Kejadian munculnya awan ini pada pukul 05.00-07 .00 WIT. Kejadian ini pun dirasakan pada seluruh wilayah Pulau Ambon,” ungkap prakirawan BMKG Maluku Lian Sipolo  kepada Siwalimanews, melalui telepon selulernya, Selasa(6/4)

Awan ini kata Sipolo, bergerak dari arah Seram Bagian Barat Huamual masuk ke wilayah Pulau Ambon dari arah Leihitu, Salahutu sampai Teluk Ambon, kemudian pada Teluk Ambon Baguala sampai masuk ke Pulau Ambon.

Dijelaskan, awan sibi atau awan cumulonimbus terbentuk karena penguapan yang cukup besar di lautan atau di perairan sekitar dan terjadi karena kelabilan masa udara.

Pada umumnya untuk wilayah Kota Ambon sendiri, awan ini cukup aktif tumbuh pada bulan peralihan musim.

Baca Juga: Awal Mei, Bandara Pattimura Berlakukan Genose C-19

“Siklus hidup awan sibi cukup singkat kurang lebih satu jam, namun jika aktif bisa membentuk multi cell atau terdiri dari beberapa awan cibi,” jelasnya.

Dengan demikian, awan sibi bisa menyebabkan terjadinya hujan sedang hingga lebat disertai kilat petir dan angin kencang seperti yang terjadi pada, Selasa (6/4) pagi di Kota Ambon.(S-51)