AMBON, Siwalimanews – Arus balik liburan Tahun Baru bagi orang, kendaraan dan barang yang menggunakan jasa penyebarangan ferry dari Liang ke Waipirit maupun sebaliknya masih sepi.

Pantauan Siwalima di Pelabuhan Liang maupun Pelabuhan Waipirit untuk penyebarang orang, tidak tampak antrian ketika membeli tiket, karena penyedia lalu lintas menyediakan empat kapal ferry.

Masing-masing kapal yakni KMP Terubuk, KMP Inalika, KMP Tanjung Kuako dan KMP Terubuk.

Sementara itu untuk kendaraan yang naik 0rata-rata 5-10 unit kendaraan roda empat dan enam. Sedangkan untuk kendaraan roda dua rata-rata berjumlah 30-50 unit sekali angkut.

Remon, warga Kota Masohi yang juga pemilik kendaraan yang menggunakan jasa penyeberangan dari ferry dari Waipirit ke Liang,  kepada Siwalima, Selasa (4/1) mengaku  saat ini jumlah penumpang baik mudik sangat sepi.

Baca Juga: Pegawai Merintih, Janji Ririmasse Bayar TPP Retorika

Mungkin karena larangan pemerintah terkait dengan virus corona, banyak orang enggan mudik ketika Tahun Baru sehingga pengguna jasa kapal saat mudik sepi seperti hari biasanya,” katanya.

Dia mengaku kalau dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnnya. Di tanggal 4-7 Januari merupakan puncak arus mudik baik untuk penyeberangan orang, kendaraan maupun barang.

Selain itu juga jumlah kapal yang disiapkan pemerintah cukup banyak membuat tidak terlihat antrian kendaraan roda empat dan roda enam.

Sudah sangat lancer, berbeda dengan tahun lalu, hari-hari seperti ini kita harus antri untuk beli tiket, belum kendaraan juga ngantri untuk naik ke kapal,” ucapnya.

Ditempat yang sama Erce warga Kota Ambon yang menghabiskan liburan Tahun Baru bersama keluarga di Pulau Seram mengaku senang karena tidak ada antrian kendaraan untuk naik ke kapal. Kalau tahun lalu kita harus antri sekarang, ketika beli tiket, mobil sudah langsung naik ke kapal. Sepi soalnya,” terangnya singkat. (S-39)