AMBON, Siwalimanews – Mengakhiri Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan 50, mahasiswa Universitas Kristen Maluku (UKIM) membantu warga di Kelurahan Wainitu, Kecamatan Nisaniwe, Rabu (4/11). 

Bantuan yang diberikan oleh mahasiswa itu yakni tanaman herbal berupa anakan halia, kunyit, lengkuas, dan sareh bagi ibu-ibu yang tergabung dalam Wadah Pelayanan Wanita dan sumbangan sukarela kepada sejumlah warga pra sejahtera, masing-masing di RT 01/ RW 002, RT 02/ RW 002, RT 03/ RW 002, dan RT 04/ RW 002.

Salah satu Pengurus Wadah Pelayanan Perempuan Sektor Petra Jemaat GPM Rehoboth, Sany Nanlohy yang juga warga RT 04/RW 002 ini mengaku bangga dengan kehadiran mahasiswa KKN yang telah turut membantu dan berpartisipasi didalam lingkungan.

“Kami cukup bangga karena mahasiswa sudah benahi lingkungan dengan baik, walaupun mereka hanya mahasiswa tapi mereka bisa memberi bantuan kepada kami khususnya bagi keluarga pra sejahtera,” katanya.

Sementara itu Ketua RT 03/ RW 002, Stenly Gaspersz mengucapkan terima kasih bagi pihak UKIM yang telah menempatkan mahasiswa KKN ke lingkungan setempat.

Baca Juga: DPRD Desak Dispar Tepati Janji ke Pelaku UMKM

“Peran mahasiswa KKN angkatan 50 ini sangat membantu kami dengan berbagai program dan kegiatan yang telah mereka lakukan, salah satunya pemasangan papan batas RT,” katanya.

Gaspersz juga berharap hubungan kerja sama ini akan terus terjalin dan mahasiswa UKIM bisa terus berbaur dengan masyarakat yang berada di sekitar lingkungan kampus ini.

Sementara itu salah satu Instruktur Mahasiswa KKN, Pendeta E Pattinama mengatakan,  mahasiswa KKN UKIM angkatan 50 ini terdiri dari mahasiswa dari empat fakultas yakni Fakultas Theologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Fakultas Ekonomi dan Jurusan Keperawatan.

“Para mahasiswa KKN angkatan 50 ini mereka tersebar di sekitar lingkungan kampus yakni pada RT 01/ RW 002 hingga RT 04/ RW 002, Kelurahan Wainitu dimana sebelum para mahasiswa ini melakukan berbagai program, terlebih dahulu mereka melakukan identifikasi masalah pada masing-masing wilayah KKN,” jelasnya, kepada Siwalima, Rabu (4/11).

Dijelaskan, setelah mengidentifikasi masalah maka para mahasiswa menyusun program yakni pemeriksaan kesehatan serta sosialisasi Covid-19, pembagian sembako dari lurah untuk masyarakat, pembersihan dan renovasi bak sampah, pembuatan papan nama batasan wilayah RT, penanaman tanaman herbal berupa anakan halia, kunyit, lengkuas, dan sareh, pembuatan dan pemasangan papan pemba­tas RT, dan penjualan online.

“Kami berharap, seluruh kegiatan dan program yang telah dilakukan oleh mahasiswa KKN UKIM angkatan 50 ini dapat bermanfaat bagi masyarakat setempat dan terima kasih pula atas dukungan dan partisipasi masyarakat dan para ketua RT yang turut membantu dan mendukungn program dan kegiatan mahasiswa KKN ini,” ujarnya. (S-16)