BUPATI Seram Bagian Barat, Timotius Akerina akan terus berupaya kerja keras untuk meningkatkan kesejahteran masyarakat di Bumi Saka Mese Nusa.

“Sejak awal kepemimpinan kami selalu berkomitmen untuk terus mengimplementasikan visi dan misi yang telah ditetapkan dalam RPJMD tahun  2018-2022. Tentunya diwaktu sisa akhir kepemimpinan saya atau masa jabatan selaku Bupati pada 22 Mei 2022 mendatang, untuk itu saya akan upaya kerja keras untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat SBB,” ungkap Bupati dalam sambutanya saat membuka Musrenbang Kecamatan Kairatu-Kairatu Barat, yang berlangsung di Aula  Wisata Kairatu Beach, Selasa (22/3).

“Saya berharap melalui Musrenbang ini akan semakin menguatkan komitmen kita untuk terus melakukan aksi nyata dan terobosan sehingga upaya-upaya dalam pembangunan berkelanjutan melalui bentuk program pembangunan ekonomi kerakyatan dapat diikuti dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” harap Akerina.

Dirinya juga tambahkan, untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan membutuhkan kerjasama semua pihak dengan memaksimalkan upaya-upaya melalui berbagai program sehingga dapat menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial dan lingkungan melalui semangat gotong royong seluruh pemangku kepentingan, baik Kecamatan maupun Kabupaten.

Butai juga katakan, demi meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat Bumi Saka Mese Nusa. Maka itu Akerina berkomitmen kedepan akan diimplementasikan untuk tambahan penghasilan pegawai (TPP) dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai,”ujarnya.

Baca Juga: Lepas Kafilah MTQ, Bupati Pesan Jaga Sikap  & Hormati Tradisi Masyarakat

Lanjutnya, dalam rangka mengoptimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) dalam sektor pajak, berbagai terobosan inovatif terus dilakukan. Sehubungan dengan itu Pemda SBB melalui Badan Penda­pa­tan Daerah telah melaunching Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), dimana Tujuan dari PBB-P2 ini adalah, untuk mengoptimalkan penagihan pajak dengan masa pajak dari tanggal 1 Maret sampai dengan 30 September 2022, sehingga dengan penerimaan pajak itu dapat mempercepat realisasi pembayaran PBB-P2 oleh masyarakat wajib pajak dalam meningkatkan PAD di daerah ini.

Akerina menambahkan, masyarakat di Bumi Saka Mese Nusa ini harus bangga walaupun pajak yang dibayarkan tidak besar namun dapat membawa dampak dalam pembangunan.

Untuk itu Bupati intruksikan, kepada kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk dapat mengikuti Musrenbang dengan serius dari awal sampai selesai, karena dengan Musrem­bang ini dapat melahirkan ide-ide atau gagasan inovatif untuk membangun daerah ini lebih baik lagi kedepan. “Saya akui, Musrem­bang kali ini memang terlambat karena diperhadapkan dengan penyelesaian dokumen RPD tahun 2023-2026,” terangnya. (S-18)