AMBON, Siwalimanews – Setelah dilakukan pencarian selama 4 hari sejak 1 Maret 2023, Tim SAR akhirnya menemukan La Saleh, nelayan asal Banda ini akhirnya ditemukan namun da­lam kondisi meninggal.

Pria 60 tahun ini ditemukan di pesisir pantai Desa Kumber Pulau Banda Neira  pada Minggu (5/3). Korban sendiri diketahui me­laut tanggal 1 Maret menggu­nakan perahu disekitar Perairan Pulau Banda, namun tak kunjung kembali.

Hingga informasi laka laut ini diterima oleh Koordinator Pos SAR Banda, dan dilakukan operasi pen­carian korban pada hari per­tama, Tim SAR Gabungan hanya berhasil menemukan perahu milik korban.

“Hari pertama pencarian yang tim temukan hanya perahu milik korban, diduga korban terjatuh dari perahu,” ungkap Kepala Kantor SAR Ambon, Mustari kepada war­tawan di Ambon, Senin (6/3).

Dikatakan, sejak saat itu pen­carian intens dilakukan tiap harinya dengan menyasar sejumlah titik koordinat. Akhirnya pada hari keempat atau tepat Minggu (5/3) kemarin, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Baca Juga: Dishub Tertutup, Soal Tender Pengelola Parkir

“Pos SAR Banda beserta unsur potensi SAR kembali melanjutkan operasi pencarian hari keempat dengan menggunakan Rigit Inflatable Boat (RIB 07). Dua jam pen­carian, Tim SAR Gabungan mene­rima informasi dari koordinator Pos SAR Banda bahwa, korban ber­hasil ditemukan disekitar perairan Desa Kumber Pulau Banda Neira dalam kondisi meninggal dunia,” ungkapnya.

Mendapat info itu, tim kemudian bergerak menuju perairan Desa Kumber, selanjutnya korban ber­hasil dievakuasi tim SAR gabu­ngan dan dibawa menuju kedia­man korban di Desa Lonthoir Pulau Banda Besar.

“Dengan ditemukannya korban, maka Ops SAR dinyatakan selesai atau ditutup. Seluruh unsur potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya,” tutur Mustari. (S-10)