NAMROLE, Siwalimanews – Pemkab Buru Selatan menyatakan kesiapannya untuk mengikuti lomba inovasi new normal life yang diseleng­garakan oleh Kementerian Dalam Negeri.

Lomba tersebut diselenggarakan untuk menyambut new normal di daerah-daerah yang nantinya menerapkan tatanan hidup baru di tengah-tengah pandemi Covid-19 yang melanda saat ini. Dari 7 kategori yang dilombakan, Kabupaten Bursel mengikuti dua mata lomba, yakni lomba di Sektor Pariwisata dan Pasar.

“Jadi saat ini Bursel sedang usul nama untuk masuk dalam daftar daerah yang akan terapkan tatanan hidup baru atau new normal dan untuk lomba itu, saat ini kita sementara siapkan objek wisata Wamsoba Eco Resort,” ujar Kadis Pari­wisata Kabupaten Bursel, Amelia Solissa kepada wartawan di objek wisata Wamsoba Eco Resort, Kamis (4/6).

Untuk Sektor Pariwisata kata Solissa, persiapan itu sendiri telah melibatkan banyak OPD, serta TNI/Polri. Objek wsiata  Wamsoba Eco Resort ini akan dibuka untuk umum seperti sebelum terjadi wa­bah Covid-19, namun dalam pelaksana­an­nya menuju new normal, penerapan stan­dar protokol kesehatan akan diterapkan.

Artinya, menjaga jarak, memakai masker, sering cuci tangan dan lainnya akan diterapkan dan ini tetap diutamakan. Kondisi ini akan terus dilakukan, sebab penerapan ini dari Kemendagri untuk menyambut tatanan kehidupan baru itu sendiri.

Baca Juga: Bupati Buru dan Pimpinan OPD Jalani RDT

“Untuk lomba invosi daerah menuju tatanan hidup baru kita fokus ke Pariwisata terkait bagaimana kita dapat menerapkan protokol kesehatan Covid-19 saat akti­vitas pariwisata berjalan dan Wamsoba ini salah satu yang dipersiapkan untuk mengikuti lomba,” tuturnya.

Objek wisata Wamsoba Eco Resort dipilih untuk ikut lomba ini menurutnya, dikarenakan anggaran pembangunannya sebagian besar dananya berasal dari pemerintah pusat.

“Masyarakat dapat menikmati apapun yang ada disini yang sudah disiapkan dan kami berharap kedepan pariwisata di Kabupaten Bursel lebih bertumbuh lagi, sebab dampak dari Covid-19 banyak saudara kita yang bergerak di bidang pariwisata terkena dampak, banyak yang tidak punya pekerjaan karena seluruh objek wisata ditutup. Untuk itu kami buka lagi dengan harapan ada pertumbuhan karena situasi saat ini sudah berbeda dengan sebelumnya,” ucapnya.

Saat ini tambah dia, Wamsoba Eco Resort sudah ada banyak pembangunan, dengan demikian diharapkan juga akan banyak pengunjung yang datang ke objek wisata tersebut, baik wisatawan lokal, nasional maupun manca negara. (S-35)