DOBO, Siwalima – Pemda Aru sampai dengan saat ini masih membiarkan orang-orang dari luar Maluku yang masuk zona merah Covid-19 terus masuk ke Kota Dobo, terutama para ABK kapal ikan yang berasal dari Pulau Jawa dan sekitarnya.

Seperti halnya situasi ketegangan yang terjadi di halaman Bandara Udara Rar Gwamar Dobo, ketika masyarakat mengetahui ada 17 ABK KM Sejahtera 88 yang notabene dari zona merah covid-19 datang ke Dobo melalui jalur penerbangan.

Mereka yang datang ini memiliki KTP campuran yakni Surabaya dan Jakarta yang merupakan zona merah. Ketegangan ini diakibatkan ketika ABK ini tiba tidak ada penjemputan.

Para ABK ini akhirnya dijemur di halaman parkir bandara menunggu koordinasi gugus tugas bersama pihak Polres Aru bersama pengurus kapal yakni Ny Azeng barulah mereka di antar langsung ke kapal.

Para ABK ini kemudian iisolasi mandiri selama 14 hari diatas kapal tersebut yang diminta untuk berlabuh di tengah laut dan semua ABKnya dilarang turun begitupun kapalnya dilarang merapat ke pelabuhan

Baca Juga: Besok, Polda Maluku Berlakukan Larangan Mudik

Ny Azeng selaku pengurus kapal ketika di konfirmasi terkait masih saja ada ABK yang datang, ia mengaku, para ABK ini datang tanpa sepengetahuan dirinya selaku pengurus kapal di Dobo.

“Saya baru tahu mereka ini datang, ketika mereka telepon saya bahwa, mereka dicegat di bandara,” ungkap Ny Azeng.

Menurutnya, kedatangan para ABK ini, tidak ada koordinasi dari pihak perusahan dengan pengurus di Dobo, untuk itu pihaknya tidsak mengetahui kalau para ABK ini akan datang.

Padahal sebelumnya, selaku pengurus kapal di Dobo, ia sudah memberikan informasi ke pihak perusahaan, selagi masih ada wabah corona, jangan dulu mengirim ABK ke Dobo, sebab kalaupun mereka didatangkan juga mereka tak bisa langsung melaut.

“Namun yang terjadi hari ini jadi bingung saya sendiri, karena tanpa pemberitahuan tiba-tiba mereka muncul. Mereka sudah di kapal dan sementara berlabuh di tengah laut dengan stok makanan selama empat belas hari kedepan sesuai masa isolasi mereka,” ujar Ny Azeng

Sementara itu, untuk hasil pemeriksaan 17 ABK ini, semuanya normal karena sushu tubuh mereka 36 derajat Celcius.

Untuk diketahui, jumlah penumpang yang tiba di Bandara Rar Gwamar Dobo pada Jumat (24/4)  sebanyak 60 orang dengan rincian, penumpang asal Surabaya 25 orang, Solo 5 orang, Makassar 6 orang, Ambon 21 orang, Manado 1 orang, Semarang 1 orang dan Jogja 1 orang. (S-25)