SEBANYAK 130 siswa SMAN Maluku Tengah mengikuti Ujian Sekolah, yang berlangsung Senin (10/3).

Ujian dilakukan secara daring yang diawali dengan arahan singkat sejak pukul 07.30 – 08.30 Wit oleh Plt kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Ul Joisangadji.

“Dalam arahan secara daring melalui zoom meeting itu, pak Plt Kadis meminta agar para siswa harus bekerja dengan jujur dan diharapkan agar anak-anak bisa mengikuti ujian ini dengan baik hingga hari terakhir,” ungkap Kepala SMA Negeri 3 Maluku Tengah, Yolanda Koda, kepada wartawan, Senin (10/3).

Ia mengaku, ujian sekolah yang berlangsung di SMAN 3 Malteng ini berbasis kertas karena masih menerapkan kurikulum 2013, mungkin tahun depan sudah berbasis digital.

“Untuk tahun ini ujian sekolah masih berbasis kertas bagi 130 siswa yang terbagi dalam tujuh ruang, dimana pada hari pertama ini diisi oleh mapel Pendidikan Agama dan Budi Pekerti serta Bahasa Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga: Noach Minta  Pemprov Perhatikan Masalah Kesehatan di MBD

Untuk proses pengawasan kata Koda, dilakukan pengawasan silang, dimana sesuai juknis pengawasan silang dilakukan dengan SMAN 5 Malteng. “Jadi ada empat guru yang mengawas dari sana begitupun sebaliknya. Empat guru dari sini mengawas di SMAN 5 Malteng,” katanya.

Koda berharap pelaksanaan ujian ini bisa berjalan dengan aman dan semoga anak-anak tetap sehat serta mereka bisa bekerja sampai hari terakhir dengan baik dan sukses.

Terkait dengan pelaksanaan ujian sekolah tersebut, Kepala SMA Negeri 3 Maluku Tengah, Yolanda Koda mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan ujian sekolah berjalan dengan lancar.

“Mulai dari penyusunan soal yang mengacu pada kurikulum,  sosialisasi kepada siswa dan orang tua mengenai teknis pelaksanaan ujian. Para guru juga guru telah memantapkan materi kepada siswa   agar siswa lebih siap,” ujarnya.

Dijelaskan, terkait dengan soal-soal ujian, dirancang oleh guru-guru berdasarkan indikator pencapaian kompetensi di setiap mata pelajaran. Selain itu, pihaknya juga menerapkan sistem penilaian yang objektif dan transparan agar hasil ujian benar-benar mencerminkan kemampuan siswa.

Ia juga berharap,  lulusan SMA Negeri 3 Maluku Tengah tahun ini bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau siap memasuki dunia kerja dengan bekal kompetensi yang cukup, apalagi saat ini SMA Negeri 3 Maluku Tengah ini merupa­kan sekolah yang terakreditasi A. (S-17)