AMBON, Siwalimanews – 10 desa dari 30 desa di Kota Ambon dipersiapkan mengikuti lomba desa aman covid-19, yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, yang akan berlangsung 10 Agustus hingga 25 September mendatang.

10 desa yang masuk identifikasi pemenuhan indikator adalah Negeri Passo, Desa Poka, Desa Hunuth-DP, Desa Negeri Lama, Negeri Laha, Desa Galala, Negeri Hukurila, Negeri Hutumuri, Negeri Rumah Tiga, dan Negeri Nusaniwe.

“Kementrian Desa berinisiatif untuk menilai keseriusan desa-desa dengan instrumen dana desa yang dikasih itu seberapa serius desa menjadikan desanya berkomitmen sebagai desa non-covid,” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Masyarakat Desa (DP3AMD) Kota Ambon, Rulyen Purmiasa, kepada wartawan, di Balai Kota Ambon, Kamis (13/8).

Kata dia, dalam perlombaan itu akan dibuat instrumen self assessment melalui aplikasi sistem informasi desa yang terkoneksi dengan Kemendes.

“Hasilnya itu kementrian akan memberikan apresiasi untuk kepada desa-desa yang dianggap memang punya komitmen, punya keseriusan dan ketegasan terutama didalam menerapkan standar edukasi kebiasaan baru itu,” jelasnya.

Baca Juga: Upacara HUT Kemerdekaan RI ke 75 Berlangsung Sederhana

Purmiasa mengungkapkan, penilaian tersebut dilakukan bertujuan mewujudkan desa aman covid-19 memulihkan perekonomian ekonomi desa menggiatkan padat karya tunai desa Menggerakan produksi dan konsumsi untuk membangkitkan ekonomi desa. “Iya, jadi sebetulnya untuk itu juga, tetapi dilihat dari seriusan dan ketegasan desa di dalam menerapkan standar kebiasaan baru,”  katanya.

Ia menambahkan, dari 10 desa yang akan diikutkan itu akan dikelompokan dalam desa mandiri, desa maju, desa berkembang, desa tertinggal dan desa sangat tertinggal. (Mg-6)