AMBON, Siwalimanews – Masyarakat Maluku dihimbau untuk selalu waspada terhadap cuaca ekstrim. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi Kelas II Pattimura Ambon, mengeluarkan peringatan dini waspada potensi cuaca ekstrim yang terjadi di sejumlah Wilayah Maluku.

Berdasarkan analisa lapisan atas terdapat sirkulasi siklonik di sekitar laut Maluku bagian utara, sehingga membentuk belokan angin di wilayah Maluku. Sedangkan kelembaban udara lapisan 850-700 mb yang cenderung basah 70-100 persen.

Sementara suhu muka laut wilayah Maluku terpantau cukup hangat maksimal 31,7° C mengindikasikan adanya peluang pertumbuhan awan hujan di wilayah Maluku.

Kepala BMKG Stasiun Meterorologi Kelas II Pattimura Kamari, di Ambon Rabu(27/4) menjelaskan, wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang sesaat akan terjadi pada 27 April 2022, untuk Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Barat ,Kabupaten Seram Bagian Timur, Kabupaten Buru, Kabupaten Buru Selatan,

“Pada 28 April 2022 akan terjadi pada Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Barat, Kabupaten Seram Bagian Timur, Kabupaten Buru dan Kabupaten Buru Selatan,” rincinya.

Baca Juga: Mahasiswa Papua Dukung Otsus Jilid ll

Sedangkan di tanggal 29 April 2022 akan terjadi di Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Barat, Kabupaten Seram Bagian Timur, Kabupaten Buru, dan Kabupaten Buru Selatan.

Ssementara wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat akan terjadi pada 27 April yakni kota Tual, Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Kepulauan Aru.

“Untuk  28 -29 April 2022 belum ada sejauh ini,” ucapnya.

Ia menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca buruk (hujan lebat-sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang), penurunan jarak pandang secara tiba tiba serta dampak bencana hidrometcorologi yang dapat terjadi seperti banjir, tanah longsor, genangan air dan pohon tumbang.

“Kita juga himbau masyarakat agar selalu memantau perkembangan informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini cuaca eksirem dari BMKG melalui kanal informasi resmi BMKG,” himbaunya. (S-21)