AMBON, Siwalimanews Dinas PUPR Maluku tidak berani menjamin penanganan terhadap ruas jalan lingkar Pulau Nusalaut dan Saparua.

Kepala Dinas PUPR Maluku Ismail Usemahu mengaku, penanganan ruas jalan Pulau Nusalaut dan Saparua sebelumnya memasng telah dimasukkan dalam Dana Alokasi Khusus.

Namun, pasca efisensi anggaran belanja oleh pemerintah pusat yang berdampak pada penghapusan DAK Fisik bagi Maluku, maka penanganan tersebut batal dilakukan.

“Kemarin sudah ada anggaran DAK untuk keliling pusat Pulau Nusalaut maupun Saparua, cuma karena ada efisensi anggaran jadi ada pemotongan,” ujar Usemahu kepada wartawan di Kantor Gubernur, Rabu (12/3).

Usemahu juga belum dapat memastikan, penanganan ruas jalan kedua pulau tersebut, apakah dapat dilakukan di tahun  ini atau tidak.

Baca Juga: Demi Kesejahteraan Masyarakat, DPP ASM akan Pantau Anggaran Daerah

Pasalnya ruas jalan lingkar Pulau Nusalaut dan Saparua tidak masuk dalam rencana penanganan dengan menggunakan APBD murni seperti beberapa ruas jalan provinsi lain.

Pasalnya, Dinas PUPR hanya berharap, adanya kebijakan dari pemerintah pusat untuk mengembalikan sebagian DAK Fisik yang dipotong sehingga penangangan ruas jalan tersebut dapat dilakukan.

“Saya berharap bisa dikembalikan dananya, kalau dikembalikan maka bukan saja jalan, tapi irigasi juga dapat ditangani,” harap Usemahu.(S-20)