AMBON, Siwalimanews – Kepolisian hingga saat ini masih mendalami penyebab bentrokan yang terjadi baru-baru ini antar pemuda di Kabupaten Maluku Tenggara.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Areis Aminnulla kepada Siwalimanews, di sela-sela buka bersama di salah satu café di Kota Ambon, Senin (17/3) malam menjelaskan, pihaknya masih menunggu hasil penelusuran tim, karena informasi yang beredar masih simpang siur.

“Kita masih mendalami penyebab konflik di Malra. Kita tunggu hasil penelusuran tim karena masih simpang siur,” ucap Kombes Areis,

Menurut Kombes Areis, saat ini seluruh korban, baik dari warga maupun personel kepolisian, telah dievakuasi ke puskesmas dan rumah sakit setempat. Dari data terakhir, dua personel polisi dan satu warga yang menjadi korban dalam insiden tersebut telah dirujuk ke Ambon untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Menanggapi pernyataan anggota DPRD Provinsi Maluku tang meminta untuk mengevaluasi dan jika perlu mencopot Kapolres Malra mengingat bentrokan serupa kerap terjadi di daerah itu, Kombes Areis menegaskan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat kepolisian.

Baca Juga: Bank Maluku Malut Target, April KUB Rampung

“Soal situasi kamtibmas ini, sebenarnya menjadi tanggung jawab bersama, tidak hanya polisi. Baik masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemerintah, TNI maupun Polri, semuanya memiliki peran. Namun, prinsipnya, kami tetap berupaya menjaga kondisi ini tetap kondusif,” tandas Kombes Areis.

Hingga kini lanjut Kombes Areis, aparat keamanan terus melakukan pemantauan dan langkah-langkah pencegahan, agar bentrokan serupa tidak kembali terjadi di wilayah Maluku Tenggara.(S-25)