AMBON, Siwalimanews – Untuk memastikan keamanan masyarakat melakukan mudik Leba­ran Idul Fitri 1446 Hijriah menggunakan transportasi laut, Direk­torat Polairud Polda Maluku melakukan pengecekan alat keselamatan di sejumlah kapal.

Pemeriksaan dilakukan di Pelabuhan Enrico, Pantai Losari, Kota Ambon serta Pelabuhan Hur­nala, Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah.

“Hari ini personel Ditpolairud Polda Maluku melaksanakan pe­ngecekan alat keselamatan pela­yaran di kapal cepat hingga kapal ferry yang sandar di Pelabuhan Enrico dan Pelabuhan Hurnala,” ujar Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Areis Aminnulla dalam rilisnya yang diterima Siwalima, Kamis (27/3)

Dalam pemeriksaan ini, kepoli­sian memastikan setiap kapal memiliki alat keselamatan seperti jaket pelampung dan lifebuoy sesuai kapasitas penumpang.

“Sesuai instruksi Kapolda Malu­ku, setiap kapal wajib memiliki alat keselamatan yang memadai. Jika tidak, pemilik kapal akan ditindak tegas,” ujarnya.

Baca Juga: BWS Diminta Identifikasi Penyebab Banjir Tepa

Selain alat keselamatan, petu­gas juga mengecek kapasitas angkut dan kelayakan kapal sebe­lum berlayar

Kata Kabid, Polairud juga meng­awasi barang bawaan penum­pang. Barang terlarang seperti senjata tajam, bahan peledak, nar­koba, dan minuman keras akan di­tindak sesuai hukum yang berlaku.

Hingga saat ini, operasi berjalan aman dan lancar tanpa adanya gangguan kamtibmas.

“Kapal transportasi sudah memenuhi standar keselamatan dengan menyediakan jaket pelampung, lifebuoy dan peralatan lainnya,”ujarnya.

Pengecekan ini akan terus dilakukan selama masa mudik dan arus balik Lebaran, untuk memastikan perjalanan masya­ra­kat berjalan aman dan nyaman.

Kabid juga menghimbau warga intuk menjaga kondisi keamanan dan ketertiban dalam masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

Melalui Satgas Preemtif Operasi Ketupat Salawaku 2025, personel kepolisian turun langsung ke masyarakat untuk menyampaikan imbauan dan penyuluhan.

“Imbauan yang disampaikan kepada warga adalah agar tetap menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang Idul Fitri,” ujar Kabid

Selain menjaga keamanan, masyarakat juga diajak untuk terus memelihara toleransi antar umat beragama serta saling menghormati sesama warga.

“Warga yang ditemui juga diajak untuk mematuhi aturan yang berlaku dan tidak melakukan perbuatan melawan hukum,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, aparat kepolisian tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga mendengarkan langsung saran, masukan hingga keluhan warga.

“Sampai saat ini tidak ada keluhan dari masyarakat terkait gangguan kamtibmas,” katanya.

Operasi Ketupat Salawaku 2025 merupakan bagian dari strategi pengamanan jelang perayaan Idul Fitri untuk memastikan masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman dan nyaman. (S-25)