AMBON, Siwalimanews – Maluku resmi memiliki stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) dan Kota Ambon menjadi yang pertama.

Tren kendaraan dan motor listrik menjadi kendaraan masa depan yang rama lingkungan, membuat PT. PLN (Persero) wilayah Maluku dan Maluku Utara menyediakan SPKLU.

Kota Ambon memiliki stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). Yang telah diresmikan oleh Walikota, Richard Louhenapessy Louhenapessy pada Senin (17/1) kemarin.

Walikota dalam sambutannya memberi apresiasi atas peresmian SPKLU dimana kota Ambon menjadi contoh bagi kota/kabupaten lainnya.

“Kenapa saya berikan apresiasi? karena ini salah satu charging station yang pertama untuk Maluku-Maluku Utara dan Ambon jadi contoh untuk itu,” ungkapnya.

Baca Juga: Proyek SMI Rp13 M tak Tuntas, Segera Diusut!

Untuk itu langkah konkrit akan dilakukan Pemkot Ambon agar pengadaan kendaraan operasional pimpinan daerah menggunakan mobil listrik jenis MPV. “Hanya sayangnya, mobil listrik jenis MPV belum ada di Ambon, kalau ada kita buat edaran untuk semua pimpinan pakai mobil listrik,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager (GM) PT PLN  (Persero) Wilayah Maluku- Maluku Utara, Adams Yogasara, menjelaskan, PLN hadirkan SPKLU sebagai bentuk nyata untuk dorong ekosistem kendaraan listrik dan energi yang efesien serta ramah lingkungan di Kota Ambon.

“SPKLU untuk mobil listrik jenis yang diluncurkan merupakan jenis fast charcing dengan kapasitas 50 Kw, dimana untuk pengisian baterai dari nol hingga 100 persen hanya membutuhkan waktu 45 menit,” jelasnya.

Untuk diketahui, selain kota     Ambon peresmian SPKLU                secara serentak juga dilaksanakan PT. PLN (Persero) Regional Sulma­pana, di Kota Manado, Kendari, Labuan Bajo, Mataram dan Jayapura. (S-52)