MASOHI, Siwalimanews – Hasil rapat seluruh fraksi di DPRD Malteng terkait usulan tiga nama calon Pejabat Bupati Malteng yang akan diusulkan ke Mendagri, bocor ke publik. Ketiga ca;on tersebut yakni, Muhamat Marasabessy saat ini menjabats ebagai Pj Bupati, Rakib Sahubawa yang saat ini mejabat sebagai Sekda Malteng dan Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah Bob Rahmat.

Meski secara umum belum ada keterangan resmi dari pimpinan DPRD Malteng, namun hasilnya secara gamblang kini ramai di publik Negeri Pamahanu-Nusa itu.

Informasi yang berhasil dihimpun Siwalimanews di DPRD Malteng menyebutkan, para wakil rakyat telah berembuk untuk mengusulkan tiga nama pejabat ke Mendagri sebagai calon penjabat bupati.

Kepastian ini diperoleh setelah DPRD Malteng resmi melakukan rembuk fraksi untuk mengusulkan tiga nama yang akan diusulkan ke Kemendagri sebagai calon penjabat Bupati Malteng pasca akhir masa jabatan Muhamat Marasabessy pada 9 September mendatang.

Rapat yang dihadiri ketiga pimpinan DPRD yakni Fatsah Tuankotta, Herry Haurissa dan Demianus Hattu itu sebelumnya dilakukan rembuk yang memutuskan masing-masing fraksi mengusulkan 3 nama itu akhirnya menghasilkan, Sekda Rakib Sahubawa dengan jumlah 7 suara, kemudian Pj Bupati Malteng Muhamat Marasabessy 6 suara dan Kepala Balitbangda Bob Rahmat 4 suara.

Baca Juga: Kajari Resmikan Rumah Restorative Justice di Benjina

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Herry Haurissa dan dilakukan secara tertutup itu juga menghadirkan 3 nama lain dari lingkungan penjabat teras Pemprov Maluku. Masing masing Ketua DPP Hena Hettu Jais Ely yang memperoleh 1 suara, Melki Lohy 1 suara, dan Ismail Usemahu 1 suara serta Asisten III Setda Malteng Bahrum Kalauw 1 suara.

Meski begitu hasil usul tiga nama calon ini dari kedelapan fraksi yang ada di DPRD Malteng masing-masing, Fraksi Gerindra, Golkar, PDIP, Nasdem, Demokrat, PAN serta Fraksi Hanura Perindo dan Fraksi Gabungan Partai PKS,PPP dan PSI, belum dapat dikonfirmasi.

Bahkan sampai dengan berita ini dipublikasikan, belum satupun pimpinan DPRD yang berhasil di konfirmasi. Pasalnya ketiga pimpinan DPRD yang dihubungi melalui telepon selulernya masing-masing tak berhasil tersambung, lantaran berada di luar jangkauan.(S-17)