AMBON, Siwalimanews – Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Febry Calvin Tetelepta atau yang akrab disapa FCT dan psangannya Abdullah Vanath  mendaftar di Partai Hanura.

Diantar ratusan pendukung dan tim relawannya pasangan dengan tagline TEPAT ini mendatangi Sekretariat DPD Hanura Maluku di Jalan Sedap Malam, Kota Ambon, Sabtu (27/4).

Usai penyerahan berkas FCT kepada wartawan mengaku, prosesnya bersama Abdullah Vanath telah dibangun sejak dua tahun terakhir dan endingnya, dua hari terakhir, keduanya mantap untuk mendaftar secara berpasangan.

“Proses kami panjang, kurang kebih dua tahun komunikasi ini dilakukan, dan endingnya dua hari lalu kita mantapkan dan dengan tagline TEPAT, kami berdua akan mendedikasikan diri untuk bangun Maluku,” ujarnya.

Menurutnya, bangun Maluku harus menaruh hati, karena dengan itu, maka niat bersama-sama bangun Maluku akan terwujud. Maluku akan didorong menjadi sebuah kemajuan yang tangguh dan lebih sejahtera.

Baca Juga: PT Vonis Enam Pejabat Kabupaten Tanimbar dengan Hukuman Berat

Menurutnya, proses pembangunan di Maluku ini tidak main-main. Ini proses yang sangat serius, karena selama ini, Maluku terpuruk cukup dalam, banyak rakyat menderita, menangis, banyak orang susah sekolah, susah makan, susah akses pusat-pusat ekonomi, banyak orang susah beraktivitas dari satu pulau ke pulau yang lain karena mahalnya biaya transportasi. Dengan itu, TEPAT akan membangun infrasttuktur yang baik dan merata, bangun kewilayaan yang baik serta akan ada reformasi birokrasi, sebab ini menjadi fokus bersama.

“Kita tahu bahwa selama ini kepemimpinan di Maluku berdasarkan suka tidak suka sangat subjektif, orang takut beraktivitas, dan ini kita akan ubah seingga orang Maluku lebih ceria dan dapat beraktivitas dengan baik,” ujarnya

Ditempat yang sama Abdullah Vanath menambahkan, sebagai pemain lama di arena politik dalam menghadapi pertarungan sengit ini, kekuatan besar telah disiapkannya.

“Saya pemain lama dan kali ini, pertarungannya sengit akan dihadapi, dan kekuatan saya semakin kuat apalagi didukung partai besar,” katanya.

Vantah juga mengaku, selalu ada kejutan dalam setiap prosesnya dan hari ini, dirinya ada bersama-sama dengan FCT untuk menyelesaikan tahapan pendaftaran ini.

“Saya dipilih oleh pak Febry, dan saat itu saya membutuhkan waktu untuk berkomunikasi sebelum akhirnya memutuskan ini. Saya meyakinkan semua orang yang sayang saya untuk memilih pak Febry dan ini alasan yang cukup  rasional. Saya berharap keputusan ini baik,” ujarnya.

Vanath juga mengaku punya visi-misi yang sama dengan FCT yang memiliki akses besar di wilayah pusat, dan dirinya di wilayah perkampungan, sehingga sudut pandang tentang membangun Maluku ini ada yang harus dieksekusi melalui pusat, tetapi ada aspirasi dan faktor-faktor di masyarakat yang harus dipenuhi.

“Menjadi bupati dua periode di SBT saya sebagai orang kampung yang mengerti kebutuhan masyarakat dan saya kira ini perpaduan yang menarik, karena beliau orang pusat, orang istana yang biasa merancang Indonesia, dan saya orang daerah yang mengetahui secara benar dinamika masyarakat di daerah,” tandasnya.(S-25)