AMBON, Siwalimanews – Cuaca buruk yang melanda perarian di Kabubaten Tanimbar, membuat 1 unit longboat berpenumpang 7 orang tenggelam usai dihantam gelombang pasang di periaran sekitar tanjung Jasi, Senin (22/5). Beruntung, seluruh penumpang berhasil selamat dan dievakuasi oleh Tim SAR gabungan.

Kepala Kantor SAR Ambon Mustari kepada wartawan di Ambon, Selasa (23/5) menjelaskan, berdasarkan keterangan salah satu korban, kejadian berawal ketika long boat berlayar dari Pulau Sera hendak menuju Saumlaki, namun dalam perjalanan tepatnya di Tanjung Jasi, long boat yang mereka tumpangi dihantam gelombang besar, yang membuat mereka langsung tenggelam.

“Saat tenggelam para penumpang berhasil berenang ke pulau terdekat. Merekapun pun langsung mengabari keluarga untuk meminta pertolongan Basarnas untuk evakuasi,” jelas Mustari.

Pos SAR Saumlaki yang menerima informasi tersebut kata Mustari, merespon dengan cepat laporan kecelakaan laut tersebut dengan mengerahkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian guna melaksanakan operasi SAR.

Dengan menggunakan  Kapal Patroli Polairud Saumlaki, Tim SAR gabungan bergerak menuju Tanjung jasi dengan menempuh 4 jam perjalanan.

Baca Juga: Kapolda Harap PWI Bersinergi dengan Polri

“Sekitar pukul 14.27 WIT, tim SAR gabungan tiba dilokasi kejadian dan berhasil mengevakuasi ketujuh korban dengan selamat. Seluruh korban kemudian dibawa menuju Kota Saumlaki, guna mendapatkan perawatan,” tuturnya.

Ketujuh penumpang tersebut masing-masing, Fransikus Layan (34), Engelbertus (44), Yohanes Longdar (48), Samon Samangun (34), Mateus Samangun (47), Thomas Lutur Mas (33) dan Agus Lanyabar (28). Dengan ditemukannya ketujuh korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup.(S-10)