BUPATI Maluku Tengah, Zulkar­nain Awat Amir dan Wakil Bupati Mario Lawalata, akan memulai lang­kah-langkah strategis untuk menata pembangunan daerah, dimulai dari desa dalam 100 hari kedepan.

Fokus utamanya adalah memper­barui data kependudukan dan me­lakukan pembenahan di berbagai sektor guna mengimplementasikan visi Malteng Bangkit secara lebih tepat dan akurat.

Usai menyampaikan pidato perda­nanya di Kantor DPRD Maluku Tengah pada Selasa (4/3), kepada wartawan, Zulkarnain menegaskan pemerintahannya akan mempriori­taskan pengumpulan data terbaru terkait kemiskinan, nelayan, petani, balita sekolah, puskesmas, serta ibu hamil di seluruh desa.

“Saya dan jajaran Pemkab Mal­teng akan memastikan bahwa semua data diperbarui agar program pem­bangunan dapat diimplementasikan dengan lebih tepat. Jadi, selain melaksanakan Safari Ramadhan, kami akan fokus pada pendataan desa yang lebih akurat,” ungkapnya dalam acara ramah tamah dan buka puasa bersama di Baileo Ir. Soe­karno, Pendopo Bupati Malteng.

Selain pembenahan data desa, Zulkarnain juga akan menaruh perhatian serius pada sektor kese­hatan, khususnya dalam menata ulang manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Masohi.

Baca Juga: Pempus Diminta Gunakan Skala Prioritas Soal Efisiensi Anggaran

“Kami akan melakukan pembe­dahan lebih detail terhadap RSUD Masohi agar bisa memahami akar masalah yang terjadi. Dengan begitu, langkah-langkah yang kami ambil nantinya tidak salah sasaran,” tegasnya.

Langkah-langkah strategis ini diharapkan dapat menjadi pondasi awal bagi pemerintahan Zulkarnain dalam mewujudkan Maluku Tengah yang lebih maju dan sejahtera. (S-17)