AMBON, Siwalimanews – Pemerintah kota Ambon kini mulai mempersiapkan para atletnya untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi Maluku (POPMAL) yang akan berlangsung 14-24 September mendatang.

Bahkan salah satu ajang pencarian para atlet di cabang olahraga bola voli, Pemkot Ambon mulai melaukan seleksi lewat Turnaman bola voli antar club yang digelar oleh AMGPM Rehoboth yang bertajuk Batu Gantong Sport Club (BSC) Cup tahun 2022 yang berlangsung di GOR Universitas Pattimura Ambon yang diikuti 52 club voli di Kota Ambon baik, putra maupun putri.

Penjabat Walikota Ambon Bodewin M Wattimena dalam sambutannya saat membuka kejuaraan itu, Minggu (21/8) kemarin mengatakan, turnamen BSC Cup yang digelar oleh AMGPM Rehobot ini, masuk sebagai ajang seleksi atlet voli Kota Ambon, untuk mengikuti POPMAL tahun ini.

“Ini ajang untuk seleksi tim voli Kota Ambon. Karena itu, harus dilakukan dengan sportif, netral dan jujur. Karena yang dipilih nanti, adalah mereka yang berkualitas,” ujarnya.

Walikota mengaku, target KONI Kota Ambon dalam ajang POMPAL nanti, adalah juara. Untuk itu, turnamen ini harus menjadi start awal mewujudkan target itu, dengan tetap menjujung tinggi sportivitas dalam bertanding, demi membangkitkan olahraga prestasi di Kota Ambon.

Baca Juga: 48 Personel Polda Maluku Ikut Seleksi Pendidikan Alih Golongan

“KONI Kota Ambon bertekad siapkan kontingen untuk raih juara umum, meski ini adalah janji yang cukup berat, tapi kita akan memulai itu dari voli, untuk wujudkan janji tadi,” tandasnya.

Bagi club peserta yang bertanding, Walikota berpesan agar menampilkan kemampuan terbaiknya. Karena juara, hanyalah bonus dari kerja keras yang dilakukan. Intinya, lakukan yang terbaik.

“Kalau  belum juara, anggaplah itu keberhasilan yang tertunda,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Harian KONI Kota Ambon AG Latuheru pada kesempatan itu memberikan apresiasi atas penyelenggraan kegiatan tersebut.

Menurutnya, dengan even ini, artinya atlet voli siap untuk mengikuti POPMAL di bulan November mendatang.

“Ini inisiatif yang baik, dan perlu dicontohi oleh cabor-cabor lainnya,” pinta Latuheru. (S-25)