APKLI Dukung 17 Program Prioritas Bodewin-Ely

ASOSIASI Pedagang Kaki Lima (APKLI) Kota Ambon mendukung penuh 17 program prioritas Walikota dan Wakil Walikota Ambon, Bodewin Wattimena-Ely Toisuta, pada periode kepemimpinan 2025-2030.
17 program prioritas yakni, Pertama, akses air bersih. Kedua, pengelolaan persampahan dan penataan lingkungan. Ketiga mengurangi kemacetan melalui pembangunan jalan alternatif rakayasa lalu lintas dan penataan transportasi publik.
Keempat, perbaikan jalan, penataan pasar, penataan permukiman kumuh, perbaikan fasilitas umim maupun fasilitas pelayanan publik lainnya yang ramah disabilitas.
Kelima, penyediaan lapangan kerja melalui kemudahan investasi, pengembangan UMKM, bantuan modal usaha, serta kemudahan akses lapangan kerja bagi penyandang disabilitas.
Keenam, pelayanan publik yang mudah dan terjangkau melalui Mall pelayanan publik dam bebas pungli. Ketujuh, membangun ekosistem ekonomi kreatif guna mendukung Ambon City of Music. Kedelapan, pelayanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas.
Baca Juga: Walikota Janji Pangkas Biaya Perjalanan Dinas 50 PersenKesembilan, peningkatan pendapatan daerah melalui intensifikasi sumber-sumber pendapatan. Kesepuluh, Walikota jumpa rakyat sebagai wadah perjumpaan masyarakat dengan pemimpinya. Kesebelas, pengembangan konsep pariwisata terintegrasi. Keduabelas, Penataan birokrasi yang kapabel, handal dan bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Ketiga belas, Melanjutkan pengembangan Ambon Smart City. Kempatbelas, penanggulangan kemiskinan melalui kegiatan pemberdayaan hibah dan bansos. Kelimabelas, penguatan peran lembaga keagamaan, FKUB, serta pemberian indentif Tuagama. Penjaga gereja, penjaga Masjid, penjaga Pura, penjaga Wiharà dan unsur lainya sesuai kemampuan keuangan.
Keenam belas, penguatan peran pemuda dal industri kreatif. Ketujuhbelas, fasilitasi penguatan peran lembaga adat, Ormas, OKP, LSM, forum anak, organisasi paguyuban dan organisasi kemasyarakatan lainnya.
“APKLI Kota Ambon mendukung penuh 17 program prioritas walikota dan wakil walikota pada periodesasi 2025-2030 karena dari sejumlah program itu sudah digalakan Bodewin sebelumnya dan sudah dinikmati warga kota, namun butuh keberlanjutan kepemimpinan sehingga berbagai per-soalan di kota ini dapat diselesaikan dengan baik,” ungkap Ketua APKLI Kota Ambon, Sutan Marsida, kepada Siwalima, Senin (24/3).
Sutan mengapresiasi kepemimpinan Bodewin-Ely, yang telah mengakomodir program penataan pasar, dalam 17 program prioritas, karena jika berbicara terkait penataan pasar maka bicara tentang representasi dari ekonomi rakyat.
“Pasar memiliki peran penting dalam memajukan pertumbuhan ekonomi karena keberadaan pasar sangat membantu, tidak hanya bagi pemerintah tetapi pasar juga membantu masyarakat yang menggantungkan hidupnya dengan kegiatan berdagang, karena di dalam pasar terdapat banyak aktor yang mendukung demi perkembangan di era globalisasi yang memiliki arti penting dan berusaha untuk mensejaterahkan kehidupannya baik itu pedagang, pembeli dan sebagainya,” jelas Sutan.
Dikatakan, pasar sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat, memegang peran penting dalam peningkatan pendapatan asli daerah. Olehnya, harus ada langkah konkret penataan pasar, dimana pemerintah Kota Ambon dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan ekonomi.
“Langkah awal dalam penataan pasar adalah mengidentifikasi kebutuhan dan potensi lokal. Pemerintah Kota Ambon harus melakukan penelitian menyeluruh untuk memahami karakteristik pasar, kebutuhan pedagang, dan potensi produk lokal. Ini akan menjadi dasar untuk merancang strategi penataan yang efektif,” ujarnya.
Kemudian lanjut dia, perlu ada perbaikan infrastruktur fisik dan fasilitas, penyediaan area parkir dan aksesibilitas yang baik, penyusunan zonasi dan penempatan pedagang, penerapan teknologi dalam pengelolaan pasar, serta program pelatihan dan pemberdayaan pedagang.
“Prinsipnya, APKLI Kota Ambon akan mendukung penuh seluruh 17 program prioritas walikota dan wakil walikota Ambon untuk Kota Ambon lebih baik lagi,” tandasnya. (S-27)
Tinggalkan Balasan