AMBON, Siwalimanews – Dinas PUPR Provinsi Maluku tidak berani menanggani ruas jalan lingkar Pulau Nusalaut dan Pulau Saparua.

Pasalnya, penanganan ruas jalan Pulau Nusalaut dan Sapa­rua sebelum telah dimasukkan dalam DAK.

Namun pasca efisensi ang­ga­ran belanja oleh Pemerintah Pusat yang berdampak pada penghapusan DAK Fisik bagi Maluku maka, penanganan tersebut batal dilakukan.

“Kemarin sudah ada anggaran DAK untuk keliling pusat pulau Nusalaut maupun Saparua, cuma karena ada efisensi anggaran jadi ada pemotongan,” jelas Kepala Dinas PUPR Provinsi Maluku, Ismail Usemahu kepada wartawan di Kantor Gubernur, Rabu (12/3).

Usemahu pun belum dapat memastikan penanganan ruas jalan kedua pulau tersebut apakah dapat dilakukan di tahun 2025 ini.

Baca Juga: Unpatti Gelar Pasar Takjil Kampung Ramadan

Pasalnya ruas jalan lingkar Pulau Nusalaut dan Saparua tidak masuk dalam rencana penanga­nan dengan menggunakan APBD murni seperti beberapa ruas jalan provinsi lain.

Dinas PUPR kata Usemahu hanya berharap adanya kebijakan dari Pemerintah Pusat untuk mengembalikan sebagian DAK Fisik yang dipotong sehingga penangangan ruas jalan tersebut dapat dilakukan.

“Saya berharap bisa dikem­bali­kan dananya, kalau dikembalikan maka bukan saja jalan tapi irigasi juga dapat ditangani,” harap Usemahu. (S-20)