AMBON, Siwalimanews – Pemerintah Provinsi Maluku memastikan, akan terus menekan laju inflasi menjelang perayaan Idul Fitri 1446 Hijriyah.

Langkah ini diambil, dengan intensif melakukan rapat koordinasi bersama semua pihak yang berkaitan langsung dengan kebutuhan pokok masyarakat.

“Tingkat inflasi tahun ke tahun di Provinsi Maluku pada posisi Januari 2025 itu diangka 0,76 persen dengan indeks harga konsumen sebesar 16,64. Angkat tersebut terjadi karena naiknya 8 indeks kelompok pengeluaran,” jelas Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa kepada wartawan di Kantor Gubernur, Selasa (18/3).

Delapan indeks kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan yakni, kelompok penyediaan makanan dan minuman restoran 8,20 persen, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 5,12 persen, kelompok kesehatan 4,90 persen, kelompok makanan minuman dan tembakau 2,97 persen, kelompok perlengkapan peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 1,58 persen, kelompok pakaian dan alas kaki 1,08 persen dan kelompok pendidikan 0,80 persen serta kelompok transportasi 0,10 persen.

Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks yaitu, kelompok perumahan air listrik bahan bakar rumah tangga 11,37 persen, kelompok rekreasi olahraga dan budaya 1,73 persen, kelompok informasi komunikasi dan jasa keuangan 0,53 persen

Baca Juga: Polisi Didesak Usut Tuntas Insiden Bentrok di Malra

“Tingkat deflasi kita dari bulan ke bulan dan tahun ke tahun di Maluku pada Februari 2025 itu sebesar 0,33 persen, dimana komoditas yang dominan memberikan andil deflasi, yaitu nasi dengan lauk, emas perhiasan, sigaret kretek dan lain-lain, sedangkan komoditas yang memberikan andil atau sumbangan deflasi antara lain tarif listrik, ikan cakalang, ikan momar dan lain-lain,” urai gubernur.

Pemprov kata gubernur, telah melakukan berbagai upaya untuk terus mengendalikan inflasi di daerah ini, termasuk hari ini dengan adanya gerakan pangan murah. Pangan murah dilakukan sebagai bagian upaya pemerintah untuk mengendalikan inflasi yang mungkin akan terjadi menjelang Idul Fitri 1446 Hijriyah.

Untuk itum diharapkan bagi semua pihak, agar dapat membantu pemerintah untuk menekan laju inflasi menjelang hari raya Idul Fitri 1446 Hijriyah di Maluku.

“Tentunya Upaya ini tidak bisa dilakukan oleh pemprov sendiri, kita perlu berkolaborasi dengan berbagai lembaga, termasuk instansi vertikal lainnya,” ucap gubernur.(S-20)