AMBON, Siwalimanews – Satu lagi pasien positif Virus Corona meninggal dunia, Rabu (26/8) di RS­UD dr. M. Haulussy, pu­kul 02.25 WIT.

Pasien perem­puan berinsial MKT (56) dirawat di RSUD Haulussy di hari yang sama pukul 00.15 WIT, saat di IGD dilakukan rapid test dan hasilnya reaktif, kemudian dilan­jutkan dengan pemeriksaan swab metode TCM.

“Sementara menunggu hasil swab, almarhumah menghembus­kan nafas terakhirnya. Hasil swab TCM menunjukkan bahwa ibu “MKT” terkonfirmasi positif Covid-19,” jelas Ketua Harian Gugus Tu­gas Percepatan Penanganan Covid-19, Kasrul Selang kepada Siwalima.

Proses pemulasaran jenazah “MKT” dilaksanakan di RSUD dr. M. Haulussy, diawali dengan doa oleh pendeta dari Gereja Protestan Maluku (GPM), dan keluarga almar­humah.

Selanjutnya, pada pukul 08.45 WIT, jenazah meninggalkan RSUD menuju TPU Hunuth. Prosesi pemakaman dilaksanakan pukul 09.30 WIT, disaksikan oleh pihak ke­luarga. Tim relawan yang ber­tugas adalah tim Tagana Kota Ambon.

Baca Juga: Kapolda Instruksi Jajarannya Perketat Protokol Kesehatan

“Pemprov  Maluku dan Kota Ambon serta Gugus Tugas Percepa­tan Penanganan Covid-19 turut berbelasungkawa atas mening­galnya Ibu “MKT”. Semoga almar­humah mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan YME, dan ke­luarga yang ditinggalkan selalu diberikan ketabahan,” ucapnya.

Tambah 6 Positif

Gugus Tugas percepatan Pena­nganan Covid-19 Maluku merilis, Rabu (26/8) terjadi penambahan 6 kasus yang terkonfirmasi positif, dan semuanya berasal dari Kota Ambon.

Penambahan 6 pasien baru ini, total kasus Covid di Maluku naik menjadi 1.748 kasus dari sebe­lumnya 1,742 kasus

6 pasien baru asal Kota Ambon tersebut yakni, pasien berinisial MYT (39) laki-laki, HT (43) perem­puan,YM (58) perempuan, MZR (25) laki-laki, MOB (19) perempuan dan MT (56) perempuan (Mening­gal dunia).

“Mereka yang baru terkonfirmasi positif terpapar Covid-19 ini se­mentara dirawat di BPSDM Maluku, dan Balai Diklat Waiheru. Semen­tara yang meninggal telah dima­kamkan,” jelasnya.

31 Pasien Sembuh

Selain penambahan 6 kasus positif, kata Kasrul, jumlah pasien yang sembuh di hari ini (kemarin-red) 31 orang.

Bertambahnya 31 pasien sem­buh, maka jumlah pasien sembuh alami peningkatan menjadi 1.083 orang dari sebelumnya 1.052 orang. sedangkan meninggal 33 orang,

31 pasien yang terkonfirmasi sem­buh terdiri dari 29 pasien asal Kota Ambon, dan 2 pasien asal Kota Tual.

29 pasien sembuh asal Ambon masing-masing, pasien kasus 933 BT (38) laki-laki, pasien kasus 999 HRH (27) perempuan, pasien kasus 1016 LAS (37) perempuan, pasien kasus 1146 MS (70) laki-laki, pasien kasus 1147 RS (65) laki-laki, pasien kasus 1160 MR (36) laki-laki dan pasien kasus 1161 PS (80) perempuan

Selanjutnya, pasien kasus 1202 PB (49) perempuan, kasus 1214 AS (58) perempuan, kasus 1219 AM (39) perempuan, kasus 1220 JLN (43) perempuan, kasus 1257 IEP (37) laki-laki, kasus 1264 IP (45) perempuan, kasus 1277 AKS (34) perempuan, kasus 1287 DK (54) perempuan, kasus 1288 AM (44) laki-laki.

Kemudian, kasus 1291 MA (54) laki-laki, kasus 1302 FMB (26) laki-laki, kasus 1309 AHN (15) laki-laki, kasus 1320 RWW (49) perempuan, kasus 1321 JRP (36) perempuan, kasus 1325 MRS (9) laki-laki, kasus 1329 AW (58) laki-laki, kasus 1337 GL (50) perempuan, kasus 1342 JW (18) laki-laki, kasus 1346 JMH (52) perempuan, kasus 1412 AC (54) laki-laki, kasus 1414 NJT (52) laki-laki dan kasus 1461 MTS (24) perempuan.

“Sementara dua pasien asal Kota Tual yang sembuh yakni  pa­sien kasus 1194 berinisial HBR (39) laki-laki dan pasien kasus 1197 berinisial FR (22) berjenis kelamin perempuan,” rinci Kasrul.

Bagi mereka yang sembuh, telah kembali ke rumah masing-masing dengan membawa surat ketera­ngan sehat. Gugus tugas berharap, sekembalinya mereka ke rumah, dapat menjadi duta-duta covid un­tuk mensosialisasikan tentang bahaya covid, serta pentingnya pe­nerapan protokol kesehatan demi menghindari dari virus ini.

Kasrul menambahkan, jumlah sus­pek masih tetap 463 orang, yang terdiri dari 461 suspek asal Kota Ambon dan 2 suspek asal Kabupaten Malteng.

Sementara jumlah pasien dalam perawatan sebanyak 632 orang yang terdiri dari Kota Ambon 565 pasien, Kabupaten Malteng 34 pasien, Kota Tual 15 pasien, Kabupaten Malra 10 pasien dan Kabupaten Buru tetap 8 pasien.

Hadiri Pemulasaraan

Kapolda Maluku, Irjen Pol Baharudin Djafar menghadiri, proses Pemulasaraan jenazah korban Covid-19, bertempat di ruang IGD RSUD dr  Haulussy Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Rabu (25/8).

Ikut mendampingi Kapolda Maluku diantaranya, Sekda Maluku Kasrul Selang, Karo Ops Polda Maluku, Kapolresta P Ambon dan PP Lease, Ka Rumkit Polda Maluku.

Kapolda yang ditemui menje­laskan, awalnya pasien Masuk RSUD Haulusi Kudamati Ambon de­ngan keluhan penyakit kekura­ngan sel darah putih, penyempitan tulang belakang, Sesak nafas dan hilang kesadaran kemudian dila­kukan swab tes sepat pertama dengan hasil positif Covid-19 dan mendapat penanganan.

Kata Kapolda, tepat pada Pukul 02.25 WIT, pasien dinyatakan meninggal oleh dr jaga IGD RSUD, kemudian pasien dibawa ke kamar jenazah Covid-19 RSUD untuk dilakukan tes swab ke 2, dan pukul 05.20 WIT hasilnya keluar dengan hasil positif Covid-19 dan dilaku­kan pemulasaran untuk pemaka­man sesuai SOP Covid-19.

“Pukul 08.43 WIT, Jenazah diantar menggunakan mobil ambulance milik RSUD dr Haulussy Ambon dengan pengawalan per­sonil Sabhara Polresta Pulau Ambon & Pp Lease menuju TPK Covid-19 di Desa Hunuth, Keca­matan Teluk Ambon. (Cr-2)