Gubernur Resmikan Gereja Hapare Holoi

GUBERNUR Maluku, Hendrik Lewerissa, meresmikan Gedung Gereja Hapare Holoi Jemaat GPM Masihulan, Klasis Seram Utara Barat, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (16/3).
Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti bersama MPH Sinode GPM, Pdt. Y. Colin.
Selain meresmikan gedung gereja, momen ini juga dirangkaikan dengan pembukaan Sidang ke-9 Klasis Seram Utara Barat.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan pentingnya efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan gerejawi. Ia menilai penggabungan dua agenda dalam satu kesempatan merupakan langkah strategis untuk menghemat sumber daya tanpa mengurangi efektivitas kegiatan.
“Kita harus melakukan efisiensi, menghindari pengeluaran yang tidak terlalu penting, tetapi tetap memastikan target atau sasaran tercapai,” ujar Gubernur.
Baca Juga: Wabup Tinjau Pengelolaan Lingkungan dan Air Bersih di MasohiIa juga menyinggung makna “Hapare Holoi,” yang berarti kabar baik. Dalam perspektif Kristiani, menurutnya, kabar baik adalah Injil Kristus yang membawa pesan keselamatan.
Gubernur pun meminta doa dari jemaat dan para pelayan gereja agar Ia dan Wakil Gubernur Abdullah Vanath dapat terus membawa kabar baik bagi masyarakat Maluku.
Dukungan Gereja dalam Gerakan Menanam, Melaut, dan Memasarkan
Gubernur Hendrik Lewerissa menekankan pentingnya kolaborasi antara gereja dan pemerintah dalam mendukung gerakan “Menanam, Melaut, dan Memasarkan” yang diinisiasi oleh Gereja Protestan Maluku (GPM). Menurutnya, sinergi ini harus diperkuat dengan penyediaan infrastruktur yang memadai agar distribusi hasil pertanian dan perikanan dapat berjalan dengan lancar.
Selain itu, Gubernur juga menyoroti tantangan utama yang masih dihadapi Maluku, yakni kemiskinan dan pengangguran. Ia menyayangkan kondisi ini, mengingat Maluku kaya akan sumber daya alam.
“Ini sebuah ironi. Kita hidup di tanah yang kaya akan sumber daya alam, tetapi masih menghadapi masalah kemiskinan dan pengangguran,” ungkapnya.
Untuk mengatasi persoalan ini, Gubernur mengajak seluruh masyarakat Maluku agar bekerja lebih keras dan bersinergi, termasuk dengan meningkatkan layanan kesehatan dan pendidikan.
Untuk diketahui, acara peresmian gedung Gereja Hapare Haloi Jemaat GPM Masihulan, turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, diantaranya Anggota DPD RI Novita Anakotta, Wakil Ketua DPRD Maluku Johan Lewerissa, Bupati Maluku Tengah Zulkarnaian Awat Amir, Wakil Bupati Mario Lawalatta beserta istri, Sekda Maluku Tengah Rakib Sahubawa, Ketua Klasis GPM Masohi Pdt. Adriana Lohy, serta sejumlah pimpinan OPD dari lingkup Pemprov Maluku dan Pemkab Maluku Tengah.
Dengan adanya peresmian Gedung Gereja Hapare Holoi ini, diharapkan gereja dapat semakin berperan dalam mendukung program pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku. (S-17)
Tinggalkan Balasan