Benhur Minta Presiden Tinjau Penundaan Pengangkatan CPNS dan PPPK

KETUA DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun, menanggapi serius penundaan pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) oleh pemerintah pusat.
Dalam pernyataannya di Baileo Rakyat Karang Panjang, Ambon, Rabu (12/3), Benhur meminta Presiden RI untuk meninjau kembali kebijakan tersebut demi kepentingan rakyat.
“Demi keamanan dan stabilitas politik negara ini, tidak berlebihan jika saya minta Presiden, sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, untuk meninjau ulang kebijakan penundaan ini. Ini murni demi kepentingan rakyat-rakyat kita, rakyat bapak juga,” ujarnya.
Benhur yang merupakan Ketua DPD PDIP Maluku itu menegaskan, proses menuju pengangkatan CPNS dan PPPK bukanlah hal yang baru dimulai, melainkan sudah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir.
Namun, ketidakpastian yang terus berlanjut, termasuk penundaan tahun ini, dinilai sangat mempengaruhi kondisi sosial-politik dan psikologis masyarakat.
Baca Juga: Soal Ketersediaan Sembako dan BBM di Pulau-Pulau, Dewan Minta Perhatian Pemprov Maluku“Dinamika politik bergerak cepat. Kebijakan ini seharusnya bisa menjawab suasana kebatinan rakyat yang menunggu kepastian,” katanya.
Ia juga menyoroti nasib para tenaga kontrak yang hingga kini belum menerima honor karena status mereka yang masih menggantung.
Banyak dari mereka, kata BGW (sapaan akrab), masih menanti kejelasan status mereka yang sebelumnya sudah diakomodasi dalam skema CPNS dan PPPK oleh pemerintah.
“Ini mendesak, Presiden bisa melihat ini sebagai hal yang sangat penting, tidak hanya memprioritaskan hal lain. Ini tentang kepastian hidup rakyat,” tutupnya. (S-26)
Tinggalkan Balasan