AMBON, Siwalimanews – Angka terkonfirmasi di Kota Ambon saat ini telah menembus angka 2217, dengan total keseluruhan kasus dari awal ditahun 2020 lalu sebanyak 7.383 jiwa yang terpapar Covid-19, denga korban meninggal berjumlah 116 jiwa.

Jubir Satgas Covid-19 Kota Ambon, Joy Adriaansz mengatakan, sampai dengan saat ini Ambon masih berada di zona merah, dengan skor sebesar 1,51.

“Kita masih di zona Merah, dengan total kasus positif 7,383. Sebelumnya skor zonasi pada 4 Juli 2021 adalah 1,7, sekarang sudah 1,51 per tanggal 11 Juli 2021,” ungkap Adriaansz kepada wartawan di Ambon, Rabu (14/7) kemarin.

Diakuinya, jumlah 2.217 itu merupakan data yang diterima satgas per Selasa (13/7) yang tersebar di lima kecamatan di Kota Ambon, yakni Kecamatan Sirimau, Kecamtan Nusaniwe, Kecamatan Teluk Ambon, Kecamatan Baguala, dan Kecamatan Leitimur Selatan (Leitisel).

Diakuinya, kasus terbanyak diduduki oleh Kecamatan Sirimau lantaran jumlah warga banyak, dan tingkat mobilitas yang cukup tinggi.

Baca Juga: Satgas Buru Terima Janazah Covid dari RSUD Piru

“Untuk di kecamatan Sirimau, tercatat sebanyak 882 kasus, Nusaniwe 415 , Kecamatan Teluk Ambon-Baguala 403, Kecamatan Teluk Ambon 284, dan paling sedikit Kecamatan Leitimur Selatan 19 kasus,” jelasnya.

Sementara untuk pasien dalam perawatan yang dimiliki Kota Ambon sejauh ini, berjumlah se­-banyak 2,217 orang, dan pasien sembuh sebanyak 5.050 orang.

Mengingat kasus terkonfirmasi yang terus mengalami pening­katan, Adriaansz mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penularan COVID-19.

“Jaga jarak lebih dari dua meter dengan orang lain, hindari kerumunan, gunakan masker, minimalkan kontak fisik dengan orang lain, cuci tangan gunakan sabun dan air mengalir, semuanya itu adalah langkah untuk meminimalisir penularan,” pungkasnya.

Dia juga berharap, agar masyarakat bisa membantu Pemerintah Kota Ambon, dengan mendukung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro diperketat. (S-52)