AMBON, Siwalimanews – Demi menjamin keselamatan masyarakat dan pengguna kendaraan, Pemerintah Kota Ambon berencana untuk menebang lagi pohon di sejumlah jalan utama.

Sebelumnya, Pemkot Ambon juga telah menebang sejumlah pohon yang tumbang akibat cuaca buruk.

“Saya minta Damkar, Dinas Ling­kungan Hidup dan Persampahan, BPBD agar saling bersinergi mela­kukan penataan terhadap pohon-pohon, agar tidak mengancam nyawa masyarakat dan kendaraan,” tegas walikota saat memimpin apel perdana di Balai Kota, Senin (10/3).

Selain itu ia juga menyoroti masa­lah sampah yang sampai sekarang belum teratasi.

Olehnya, orang nomor satu di Kota Ambon meminta semua pihak bersinergi mengatasi masalah sampah.

Baca Juga: Wagub: Stop Spekulasi Harga Gabah Kering

“Saya minta, nanti seluruh desa, negeri dan kelurahan memperhatikan sampah. Ini bukan tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup dan Per­sampahan saja,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, pemerintah juga akan melakukan perbaikan seluruh tempat penampungan se­men­tara (TPS) sampah yang ter­sebar diseluruh wilayah.

“Akan dilakukan perbaikan seluruh TPS yang ada, supaya paling tidak kita menjamin walaupun sampah hanya dibuang pada penampungan sementara, tetapi tidak berserakan dan tidak merusak pemandangan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Dalam sambutan, walikota juga mengkritik masih ada warga di beberapa wilayah yang membuang sampah tidak pada tempat dan waktu yang sudah ditentukan.

“Ada tiga lokasi yang sampai saat ini sampah selalu menumpuk karena warga membuang sampah tidak pada tempatnya dan tidak pada waktunya yakni Waihaong, Batu Mejah tepatnya di jembatan Skip dan Kelurahan Uritetu di depan Kantor PU,” ujarnya.

Olehnya itu dirinya sangat berharap kerja sama semua pihak agar masalah sampah di Kota Ambon bisa diatasi. (S-27)