SEKOLAH Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Hunimua Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menggelar wisuda sarjana strata satu (S1). Sejak berdiri pada 2017 silam baru kali kampus yang berkedudukan di Kota Bula itu menggelar wisuda.

Kali ini sebanyak 50 wisuda­wan wisudawati yang diwisuda pada Kamis (24/3).

Bupati Seram Bagian Timur, Abdul Mukti Keliobas, dalam sambutannya yang dibacakan pejabat Sekda, Jafar Kwairuma­ratu berharap, wisudawan dan wisudawati yang baru dikukuhkan bisa mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang didapat selama mengenyam pendidikan di perguruan tinggi tersebut kepada masyarakat.

Implementasi ilmu yang dimaksud bupati yakni dengan mengabdikan diri ditengah-tengah masyarakat agar ilmu pengetahuan yang diperoleh bisa bermanfaat bagi semua orang.

“Pesan saya, setelah anda wisuda, mengabdilah di tengah-tengah masyarakat dengan penuh kesungguhan, integritas. Jadilah manusia-manusia yang menebar manfaat bagi umat. Jadilah pelita yang menerangi hidup ditengah masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Bupati dan Forkopimda Sambut Kedatangan Kajari MBD

Bupati dua periode ini mencontohkan pesan yang disampaikan Baginda Nabi Muhammad SAW yakni ‘sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk orang lain’.

Olehnya bupati berharap, dengan bekal ilmu dan pengalaman yang didapat selama belajar di STKIP Hunimua bisa diabdikan untuk masyarakat.

“Semoga anda semua menjadi figur Khoir Lin-Naas, figur yang selalu memberikan kemanfaatan serta kemaslahatan bagi kehidupan umat dan bangsa,” harap bupati.

Bupati mengatakan, pendidikan merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Jika kualitas pendidikan masyarakat baik, maka negara akan memiliki sumber daya manusia (SDM) yang baik. Selanjutnya, bila SDM baik tentu akan terwujudnya masyarakat yang lebih maju. Namun demikian hal itu tidak mudah, sebab dunia pendidikan terus berkembang sesuai keadaan zaman.

“Peran serta saudara-saudara akan membantu mewujudkan masyarakat yang cerdas dan berbudaya. Untuk itu menjadi kewajiban bahwa anda harus terus membangun dan meningkatkan kapasitas diri. Hari ini anda telah berada pada gerbang kehidupan dengan kompleksnya masalah dan situasi yang akan dihadapi, namun semua tergantung daya cipta dan kreatifitas anda sekalian,” ujar bupati.

Bupati juga mengapresiasi Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Hunimua Kabupaten Seram Bagian Timur yang telah berkontribusi dalam membangun dunia pendidikan di daerah itu. Melalui pelaksanaan wisuda perdana itu, STKIP Hunimua telah membuktikan peran serta membangun kualitas sumber daya manusia di kabupaten tersebut.

“Kami atas nama pemerintah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih tak terhingga kepada seluruh jajaran civitas akademika STKIP Hunimua Seram Bagian Timur. Kami berharap nantinya dapat terbangun kerjasama kelembagaan dalam kebijakan perencanaan pembangunan negeri Ita Wotu Nusa yang kita cintai ini,” ucap bupati.

Bupati juga berharap, bagi tenaga pendidik, baik para dosen maupun peneliti yang ada di kampus itu untuk terus meningkatkan kualitas pendidikannya agar dapat menata dan mengembangkan lembaga tersebut supaya kedepan kualitas dan kuantitasnya bisa bersaing dan setara dengan lembaga pendidikan lain di Maluku.

“Menjadi kewajiban saudara-saudara untuk terus memoles, menata dan mengembangkan lembaga ini agar dapat meningkatkan daya saing mencapai kesetaraan dalam kualitas dan kuantitas lembaga maupun produk lulusan STKIP Hunimua dimasa mendatang,” pinta bupati.

Bupati menambahkan, kedepan pemerintah daerah akan bekerjasama dengan STKIP Hunimua maupun perguruan tinggi serupa di daerah itu. Namun hal tersebut dapat terwujud apabila Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sudah membaik dan tidak terdampak refocosing akibat pandemi virus Covid-19.

“Kita berharap kemampuan fis­kal daerah akan semakin mem­baik dan dapat dicanangkan kerja­sama dalam prioritas pengemba­ngan SDM dengan STKIP Hunimua ataupun dengan perguruan tinggi lainnya di Kabupaten Seram Bagian Timur,” tandasnya. (*)