AMBON, Siwalimanews – –Sebagai bentuk kepedulian terha­dap personel yang terkena musibah, Kapolda Maluku Irjen Pol. Baha­rudin Djafar menjenguk Briptu Muhammad T.S Lestaluhu yang tengah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku, Tantui, Senin (9/3).

Lestaluhu menjadi korban pemba­cokan dikawasan Desa Tulehu, Kecamatan Saluhutu, Kabupaten Maluku Tengah, pekan kemarin. “Sudah menjadi sebuah kewajiban bagi kita sesama manusia untuk me­ngunjungi dan memberikan suport bagi yang terkena musibah, apalagi yang menjadi korban itu saudara, kerabat atau pun anggota kami,” jelas Kapolda disela-sela kunju­ngan­nya ke rumah sakit.

Orang nomor satu di Polda Malu­ku juga berpesan, agar yang ber­sangkutan sabar dan tidak melaku­kan tindakan di luar ketentuan hu­kum yang berlaku. Apalagi saat ini tersangka telah ditahan kepolisian dan selanjutnya akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Yang sabar ya, semua serahkan kepada proses hukum, biarlah hukum yang bekerja. Fokus pada pe­nyembuhan sehingga bisa kembali melaksanakan tugas seperti sedia­kala,” pesan Kapolda.

Diketahui, Briptu Muhammad T.S Lestaluhu sebelum kejadian sedang memperbaiki mobil angkotnya yang rusak disalah satu rumah kosong yang dijadikan sebagai bengkel di Desa Tulehu.

Baca Juga: Komisi VII akan Kawal Penyaluran BBM  Satu Harga

Seketika, pelaku datang tiba-tiba menghampiri korban dan langsung mengayungkan parangnya ke korban. Akibat dari kejadian terse­but, korban mengalami luka di bagian atas kepala dengan lima belas jahitan.

“Tersangka pembacokan Salman Alfaris Lestaluhu telah tertangkap. Motifnya, tersangka kesal adiknya sering disuruh korban karena me­nganggap korban masih muda (pangkat adik). Ditambah lagi ter­sangka dipengaruhi miras. Saat ini tersangka sudah diamankan di Polresta Ambon guna pemeriksaan lanjutan,” ungkap Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Roem Ohoirat kepada wartawan Senin (9/3). (S-32)