Widya Murad Kunjungi Pengungsi dan Korban Gempa

AMBON, Siwalimanews – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku, Widya Murad Ismail bersama istri Wakil Gubernur Maluku Beatrix Orno, mengunjungi sejumlah titik daerah terdampak bencana dan memberikan bantuan pada Sabtu (28/9).

Ketua tim PKK Maluku itu ditemani sejumlah aktifis perempuan, membawa bantuan yang sifatnya emergensi seperti  paket rentan lansia, paket rentan dewasa dan paket rentan anak-anak.

Selain itu, Widya juga membawa sejumlah paket makanan siap santap dan air mineral dalam kemasan, serta makanan tambahan untuk anak berupa susu dan biskuit.

“Saya merasa berduka, prihatin dan sedihnya luar biasa karena ini musibah kita semua, yang tentu saja masyarakat Maluku tidak harapkan,” kata Widya.

Ia mengaku sedih, karena saat bencana gempa terjadi lagi mengikuti Jambore Nasional Kader PKK di Jakarta

Lokasi pertama yang dikunjungi gubernur adalah kampus Universitas Darussalam, Tulehu. Di camp ini, Widya meninjau posko kese­ha­tan dan berbincang langsung dengan pengungsi lansia yang sakit. Ia juga menyapa seorang ibu muda yang baru melahirkan saat hari gempa terjadi.

Widya juga meminta izin untuk menggendong bayi yang lahir di tempat pengungsian itu. Ia senang karena bayi laki-laki yang lahir dalam suasana penuh kepanikan itu dalam keadaan sehat.

Ia juga memberikan semangat kepada para dokter dan petugas medis yang bekerja siang dan malam di posko kesehatan.

“Bapak ibu telah melakukan tugas mulia, karena kalian bekerja untuk kemanusiaan. Saya hanya ingin mengingatkan, agar kalian juga tetap menjaga kesehatan kalian,” pintanya.

Saat Widya menemui Hasan, salah satu bocah berusia 3 tahun, Namun air matanya tak mampu dibendung, ia mendengar kisah pilu bocah itu. Hasan adalah bocah asal Negeri Tengah-Tengah, Kecamatan Salahutu yang ditinggal pergi kakek dan neneknya saat mereka tertimbun longsor. Sang kakek yang berusaha menyelamatkan nyawa Hasan, tidak tertolong.

Selanjutnya Widya dan rombongan berpindah ke Desa Waai. Lebih dari separuh warga desa ini memilih mengungsi di daerah ketinggian. Mereka membangun tenda-tenda darurat seadanya disepanjang jalan menuju lokasi wisata Rumah Pohon

Menunjukkan simpatinya kepada para pengungsi, Widya pun berbincang dan menanyakan kondisi mereka. Ia meminta agar warga tidak panik, dan tetap bersabar. “Apa yang terjadi ini, Tuhan Yang Maha Kuasa sudah mengatur semuanya. Saya harap saudara-saudara tetap tabah,” harapnya.

Kunjungi RSUD Haulussy

Kunjungan selanjutnya Widya bersama dengan tim pengerak PKK mengunjungi pasien di rumah sakit RSUD Haulussy dan memberikan bantuan berupa, paket untuk lansia, dewasa dan anak, peralatan mandi, selimut, pakaian dalam, kaus kaki, makanan tambahan berupa susu dan biscuit untuk anak, serta sembako, berupa beras, gula, daun teh, susu dan biskuit konguan.

Didampinggi, Wakil Ketua TP PKK Maluku, Bertrix Orno, Ketua PKK Kota Ambon Debby Louhenapessy, Kepala Dinas Sosial Maluku, Sartono Pinning, Kepala Dinas Kesehatan Maluku, Meykal Pontoh, Plt Direktur RSUD M Haulussy, Rita Tahittu.

Widya menyerahkan bantuan tersebut kepada korban maupun pasien yang sementara ini dirawat ditenda-tenda yang berada di seputaran halaman RSUD M Haulussy, Sabtu (28/09). (S-39)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *