AMBON, Siwalinanews – Puluhan warga RT 03/07, di kawasan Pohon Mangga, Air Salobar, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, menolak untuk menjalani rapid test yang akan dilakukan oleh tim kesehatan Gugus Tugas Kota Ambon, Sabtu (20/6) siang.

Penolakan warga dilakukan ketika tim kesehatan gugus kota turun melalukan rapid test kepada warga di lingkungan tersebut. Masyarakat menghadang kedatangan tim medis ini dengan menutup jalan masuk menggunakan batang pohon dan senk bekas.

Selain menutup jalan masuk, masyarakat juga membawa pamflet bertuliskan Jangan menakut-nakuti katong deng rapid test kamong paham.

Melihat aksi warga tersbeut, tim kesehatan gugus kemudian melakukan negosiasi  dengan masyarakat setempat, namun mereka tetap menolak kedatangan tim kesehatan dengan tujuan rapid test.

Tuti warga Air Salobar yang ikut melakukan penolakan mengukapkan, mereka tidak setuju jalani rapid test sebab dikuatirkan jika ada warga yang memang sakit tentu saja nanti hasil rapid-nya reaktif.

Baca Juga: Stok Bahan Pokok Memadai, Masyarakat Jangan Panik

“Kalo katong ada kanal flu tetap postitif saja seng bisa seng, makanya katong seng mau” ungkap Tuti.

Selain itu kata dia, banyak lansia yang tinggal di lingkungan tersebut, sehingga mereka takut rapid test, karena bagi mereka setiap lansia mliki penyakit bawaan, sehingga meraka takut untuk rapit test.

“Kalau lansia yang rapid pasti postif, karena lansia bisa saja ada penyakit gula dan jantung, makanya dong seng mau,” tutupnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon Wendy Pelupessy yang dikonfirmasi Siwalimanews terkait aksi penolakan ini melalui telepons elulernya, Sabtu (20/6) terkait aksi penolakan tersebut membenarkannya, namun ia juga enggan berkomentar dan menyarankan untuk mengkonfirmasi hal ini ke Jubir Gustu Kota Ambon Joy Adriansz.

“Maaf saya tak bisa mengomentari hal ini di media massa, nanti konfoirmasi ke pak Joy (Adrian) saja selaku jubir gustu kota,” ujarnya.

Jubir Gustu Kota Ambon Joy Adriansz yang dikonfirmasi Siwalimanews melalui telepon selulernya beberapa kali dari sore hari hingga malam, tak merespon panggilan telepon. (Mg-5)