AMBON, Siwalimanews – Walikota Ambon, Richard Louhe­napessy melantik sejumlah pejabat eselon II di lingkup Pemerintah Kota Ambon yang dipusatkan di ruang Visingen Balai Kota Ambon, Rabu (6/1).

Proses pelantikan dilakukan ber­da­sarkan surat keputusan (SK) wali­kota nomor 24 dan 25 Tahun 2021 tentang pemberhentian dan Peng­angkatan PNS.

Pejabat yang dilantik yaitu, Mien Tupamahu sebagai  Staf Ahli Wali­kota sebelumnya sebagai Asisten I Setkot Ambon, Jacob Silanno se­bagai Inspektur Kota Ambon sebelumnya staf staf ahli walikota, Pieter Leuwol yang sebelumnya menjadi Kepala Disperindag kini menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Kesra.

Elkyopas Silooy yang sebelum­nya menjabat sebagai Sekertaris DPRD Kota Ambon, sekarang men­jabat  Asisten I Setkot

Rulien Purmiasa Asisten III Setkot Administrasi Umum, Enrico Matita­puty Kepala Bappekot Litbang, se­be­lumnya Kepala Dinas PUPR, Steven Patty jabatan baru Kepala Disnaker sebelumnya Kepala Dinas Perikanan, Deny Nendisa  Kepala Dinas Pertanian sebelumnya staf ahll.

Baca Juga: Kepsek di SBB Keluhkan Oknum Dindik Pungli Dana DAK

Yermias Aponno Kepala Bagian Umum dan Perlengkapan, Fenly Masawoy, Kabag Kesra,  Muham­mad Latupono Sekretaris Damkar dan Penyelamatan, Febby Maail  Sek­retaris Dinas Perikanan sekali­gus Plt kepala dinas, Janes Aponno sebagai Sekretaris Dinas Perpusta­kaan dan Kearsipan, Eda Nanlohy auditor ahli madya, Neltje Latuny sebagai Camat Nusaniwe.

Selanjutnya, Chris Tukloy, Sekretaris Bappeda Litbang, Hanok Tomasila, Sekretaris Disnaker, Carolina Silooy Sekretaris Disperindag, FIB Sembiring Sekretaris Inspek­torat, Alfred Tanahitumesing  Sekre­taris Dinas Pertanian, Sally Heha­nusa Sekretaris Badan Pajak dan Retribusi Daerah, Quraizin Tuhuteru Sekcam Nusaniwe.

Ricky Manuel, sebagai Sekretaris Kecamatan Sirimau, Meggy Leka­tom­pessy Sekretaris DP3MD sekali­gus Plt Kepala Dinas, Ema Waliulu sebagai Kepala Kecamatan Sirimau, Imelda Tahalele Camat Teluk Ambon, dan Agus Pattikawa sebagai Seker­taris KPU.

Walikota Ambon dalam sambu­tannya mengungkapkan, peromba­kan birokrasi dilakukan agar peme­rintah dapat maksimal dan optimal dalam melayani warga kota.

“Ini agar kita bisa betul-betul meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kota Ambon. Kami berharap kepada pejabat tinggi pratama agar bisa menjalankan tugas sebaik mungkin,”  harapnya.

Walikota bersyukur, dalam proses perombakan tersebut tidak ada ASN atau pejabat eselon yang di non-jobkan akibat dari kerjanya yang kurang baik dalam melayani masyarakat. “Jadi pelantikan kali ini semua terisi tidak ada satupun yang non job,”  katanya.

Menurut walikota, beberapa waktu kedepan pihaknya berencana untuk kembali menggelar pelantikan terhadap pejabat eselon tiga dan empat.  “Ini kan baru yang pratama, nanti dalam waktu dekat giliran eselon tiga, empat,” akuinya.

Walikota juga mintakan Kepala BKD Kota Ambon untuk pekan depan melaksanakan proses asses­men dengan Kementerian supaya pejabat yang belum mendapatkan kesempatan bisa di promosi lagi ke jenjang yang lebih tinggi sesuai kompetensinya, (S-52)