AMBON, Siwalimanews – Wakil Gubernur Maluku Barna­-bas Nathaniel Orno membuka dengan resmi Pelaksanaan Sidang Majelis Daerah Maluku Gereja Bethel Indonesia (GBI) II. Dalam sambutannya atas nama Peme­rintah Provinsi Maluku, wagub menyam­paikan apresiasi yang tinggi kepada Gereja Bethel Indonesia (GBI) Maluku atas penyelenggaraan Sidang Majelis Daerah, sebagai bagian dari upaya me­ni­ngkatkan kualitas kehidupan berge­reja pada Majelis Daerah Maluku GBI.

“Kita bersyukur sebab hanya oleh kemurahan Tuhan, GBI Maluku dapat menyelenggarakan Sidang Majelis Daerah yang ke-II kali. Ini tentunya merupakan peristiwa iman yang patut disambut dengan sukacita dan tekad kuat untuk lebih sungguh-sungguh da­lam melayani dan bersaksi, khususnya pelayanan gerejawi lingkup GBI Ma­luku,” ungkap wagub.

Menurut orang nomor dua di Maluku, Gereja adalah persekutuan dan kehi­dupan religius bersama Allah, yang berpusat pada penyelamatan Allah dalam Tuhan Yesus Kristus.

“Mencermati pentingnya makna keberadaan Gereja bagi umat Kristiani, maka penyelenggaraan persidangan ini tentunya tidaklah dimaknai hanya se­batas kegiatan seremonial semata, te­tapi lebih daripada itu, menjadi wahana pembinaan dan pengembangan mental spiritual umat kristiani,” ingatnya.

Untuk itu, dirinya berharap, pelaksa­naan persidangan ini tentunya menjadi momentum strategis untuk melakukan evaluasi terhadap program kerja dan kegiatan pelayanan yang telah dilak­sanakan.

Baca Juga: Lewerissa: Penambahan Kuota BBM Subdisi Harus Merata

Selain itu juga Sidang Majelis Daerah serta menjadi wahana untuk membahas dan menggodok perencanaan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan ke depan. Momen-momen pelayanan gere­jawi ini, lanjutnya, dapat menjadi ke­sempatan untuk terus bangkit mem­bangun gereja maupun masyarakat.

“Kita semua tentunya menyadari bahwa tantangan pelayanan keumatan semakin kompleks, seiring dengan ke­majuan ilmu pengetahuan dan tekno­logi, serta dina­mika masyarakat yang berkembang dengan pesat. Oleh karena itu, pihak GBI Maluku harus terus me­ngembangkan model-model pelayanan yang kreatif dan inovatif. terobosan-terob­osan pelayanan perlu dilakukan sehingga eksistensi gereja makin berdampak bagi pertumbuhan iman umat maupun kemajuan masyarakat,” tandasnya.

Hadir dalam acara pembukaan Ka­kanwil Agama Provinsi Maluku Djama­luddin Bugis, Ketua PGIW Maluku, Pau­lus Koritelu dan Wali­-kota Ambon, Richard Louhenapessy dan para peserta Si­dang. (S-39)