AMBON, Siwalimanews – Gubernur Maluku, Murad Ismail mengaku sehat dan tidak merasakan efek samping apapun usai dua kali disuntik vaksin Covid-19 Sinovac di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Johanaes Leimena.

Hal itu ia ungkapkan ketika berbagi pengalaman kepada seluruh peserta webinar sosialiasi vaksinasi Covid-19 bagi Tim Penggerak PKK dan Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa regional II Wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Papua dan Maluku, Selasa  (9/2).

Gubernur mengaku, pasca disuntik dua kali dirinya sehat dan tidak merasakan efek samping apapun,

“Saya tidak merasakan apa-apa. Banyak yang bilang, setelah divaksin ada rasa ngantuk yang berlebihan. Itu pun tidak juga saya rasakan. Alhamdulillah, saya tetap merasa sehat dan bisa melaksanakan olahraga atau kegiatan lainnya secara rutin,” katanya.

Ia mengatakan, dirinya bersama forkopimda Maluku menjadi yang pertama menjalani vaksin. Suntikan pertama pada 15 Januari 2021, sementara kedua dilaksanakan pada 29 Januari 2021.

Baca Juga: Kemenag Pastikan Maluku Segera Jadi Embarkasi Haji  

“Kami memberikan contoh sekaligus meyakinkan masyarakat bahwa pemakaian vaksin sangat aman dan halal,” ujarnya.

Menurutnya, vaksin sangat bermanfaat untuk kekebalan tubuh. Kendati telah divaksin, akan tetapi protokol kesehatan tetap perlu dilaksanakan, disertai penerapan pola hidup sehat yaitu Iman, Aman dan Imun.

Ia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri yang telah menyelenggarakan bebinar ini. Atas dasar itu, Gubernur mengajak seluruh TP-PKK dan Dinas Pemberdayaan Desa untuk membantu mensosialisasikan pentingnya vaksinasi kepada keluarga dan komunitas.

“Saya optimis dengan melibatkan TP-PKK Maluku dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dari pusat hingga daerah. Target vaksinasi 75 persen sasaran vaksinasi masyarakat Indonesia sampai awal tahun 2022 dapat tercapai,” tandasnya.

Hadir sebagai pembicara pada kegiatan ini Dirjen Kesehatan Masyarakat Kartini Rustandi, Ketua Umum TP PKK, Tri Tito Karnavian, Juru Bicara Vaksinasi Covid 19 Siti Nadia Tarmidzi dengan materi tentang Kebijakan Vaksinasi Covid-19 sebagai upaya membangun ketahanan keluarga. Ketua Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia, Iris Rengganis terkait Keamanan Vaksin Covid 19 dan manfaatnya bagi tubuh.

Turut mendampingi Ketua Harian Satgas Covid-19 Maluku Kasrul Selang, Kadis Kesehatan Maluku Meikyal Pontoh, Ketua TP PKK Maluku Widya Pratiwi Murad Ismail dan jajaran. (S-39)