AMBON, Siwalimanews – Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) hadir menyapa Kota Ambon, Kamis (9/2) hingga Sabtu (11/2) melalui kegiatan bertajuk “Bacarita Cinta: UKSW Bastori deng orang Ambon”. Selama tiga hari penuh, masyarakat Kota Ambon dapat mengenal lebih dekat kampus yang dijuluki Indonesia Mini ini.

Membuka lawatan ke kota sejuta musisi, rombongan UKSW menggelar silaturahmi dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Ambon bertempat di Rumah Makan Sari Gurih Beach.

“Kami sangat bersukacita dapat kembali ke Kota Ambom yang sudah sangat akrab dengan UKSW. Sebagai perguruan tinggi yang dikenal dengan kampus Indonesia Mini kami sangat terbuka untuk kembali menerima kehadiran para siswa menimba ilmu di Kota Salatiga,” ungkap  Kepala Divisi  Promosi dam Komunikasi  Publik UKSW, Gamaliel membuka sapaannya.

Untuk menunjang kenyamanan dan iklim pembelajaran yang menyenangkan, kata Gamaliel,  UKSW menyediakan rekan belajar bagi calon mahasiswa baru yang terdiri dari komponen sesama mahasiswa, dosen, tenaga non kependidikan hingga lingkungan masyarakat yang mendukung.

“Tidak hanya itu, sejak dulu UKSW telah menyediakan kurikulum merdeka guna mewujudkan kampus merdeka merdeka belajar. UKSW juga siap untuk terus mengembangkan diri sesuai arahan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi,” tegasnya.

Baca Juga: Walikota Ambon Harap Sister City Ambon-Vlissingen Berlanjut

Apresiasi kunjungan UKSW ke Kota Ambon diberikan oleh sejumlah pihak yang hadir. Piet Sugiyono misalnya, Ketua Ikatan Alumni Satya Wacana (Ikasatya) cabang Ambon ini membagikan kesan menyenangkan berkuliah di UKSW. Berada di lokasi dengan view lautan Ambon ini, Piet mengenang masa-masa dirinya belajar di Salatiga dimana dosen dan mahasiswa menjadi partner belajar yang menyenangkan.

“UKSW mengutamakan proses sehingga membentuk karakter para alumni teruji dengan baik. Keteri­katan alumni dengan kampus mem­buat mereka tetap berkomuni­kasi dengan adik angkatan dan membe­rikan tawaran-tawaran pekerjaan se­hingga masa tunggu lulusan UKSW menjadi sangat singkat,” ujarnya.

Senada, Ketua Sinode GPM, Elifas Tomix Maspaitella, mengatakan jika UKSW menerima semua kultur bu­daya, sehingga tidak perlu ragu untuk bergabung dengan kampus yang menjunjung tinggi nilai toleransi.

“Kami sangat mengapresiasi spirit UKSW yang mendidik mahasiswa untuk kembali membangun dan me­ngabdi ke masyarakat,” terang alumnus Magister Sosiologi Agama Fa­kultas Teologi UKSW.

Kegiatan gathering kepala seko­lah dan guru BK dilanjutkan dengan acara expo tunggal UKSW pada Jumat  (10/2) dan Sabtu (11/2) di ge­dung Baileo Ambon. Empat fakultas yakni Fakultas Teknologi Informasi (FTI), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi (FISKOM), Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) serta Fakultas Psikologi berkolaborasi  melalui kegiatan bertema “Bacarita Cinta: UKSW Bastori deng orang Ambon”.

UKSW Bastori deng orang Ambon menjadi langkah untuk semakin dekat dengan masyarakat Ambon. Ratusan siswa SMA/ SMK yang memadati gedung ber­-lokasi di Jalan Pattimura, Keca­matan Sirimau, Kota Ambon ini mendapatkan sejumlah informasi mengenai proses pendaf­taran calon mahasiswa baru UKSW

Beberapa di antaranya yaitu jad­wal penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2023/2024 yang dibuka hingga 4 Agustus 2023, jalur pen­daftaran yakni melalui Jalur Prestasi Pemanduan Kemampuan Akademik (tanpa tes) dan jalur tes serta ke­mudahan pendaftaran yang dapat dilakukan secara online melalui link admisi.uksw.edu.

Selain itu,  bedah film “Dua Garis Biru” ikut mewarnai rangkaian road­show yang membuat suasana menjadi akrab antara dosen dan siswa SMA/SMK. Tak hanya me­nonton filmnya, “Dua Garis Biru” yang bercerita tentang perjalanan cinta anak sekolah yang terjebak dalam pergaulan bebas dikupas oleh dosen-dosen UKSW sesuai dengan bidang ilmunya.

Tak ketinggalan, masing-masing fakultas yang terlibat menampilkan keunikan serta inovasi hasil pene­litian dosen dan mahasiswa. FTI hadir memamerkan board game dan game coding serta mengajak para pengunjung expo untuk bermain bersama. Sementara itu layanan tes bakat minat bagi pengunjung expo yang disediakan oleh Fakultas Psi­kologi juga dipadati pengunjung.

Hadir dengan layanan penge­cekan kesehatan seperti tes gula darah dan tekanan darah, FKIK sekaligus memberikan edukasi pentingnya menjaga kesehatan bagi para pengunjung expo.

Antusias peserta kegiatan pun membuahkan hasil bagi tim promosi UKSW. Sejumlah peserta yang da­tang memutuskan untuk mendaftar di UKSW. Beberapa peserta bahkan mendaftar langsung di acara tersebut. (S-08)