MASOHI, Siwalimanews – Pemkab Maluku Tengah memastikan, biaya perawatan seluruh pasien Covid-19 yang ada di kabupaten tertua di Maluku tersebut tak dipungut biaya perawatan apapun alias gratis.

Pasalnya, seluruh biaya pengobatan dan perawatan ditanggung oleh pemkab. Jika masyarakat mendengar ada biaya pengobatan yang dipungut, maka informasi itu dapat dipastikan hoax alias tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Tidak ada yang memungut biaya apapun. Itu hanya informasi bohong yang sengaja digulirkan untuk menyudutkan pemerintah. Semua biaya pengobatan pasien Covid ditangani pemerintah. Jadi jangan percaya informasi yang tidak tertanggungjawab tersebut,” tegas Bupati Malteng Tuasikal Abua kepada wartawan di Masohi, Senin (6/7).

Ia menegaskan, tidak hanya pasien yang sementara menjalani perawatan, namun  warga yang dikarantina karena melakukan perjalanan dari zona merah pun ditanggung pemerintah.

“Jangankan pasien, pelaku perjalanan dari luar daerah atau dari zona merah juga kita biaya seluruhnya. Makan minumnya ditangani pemerintah. Saya hanya sesalkan kita sedang sibuk tangani Covid-19 diwilayah kita tapi masih saja ada pihak yang sengaja menyebarkan informasi sesat terhadap pemerintah. Saya tegaskan seluruh biaya penanganan Covid-19 di kabupaten ini akan digunakan dengan tertanggung jawab. Aparatur yang nekat menyelewengkan anggaran untuk kepentingan pribadi saya pastikan akan kita proses hukum dan jebloskan ke penjara,” tegas bupati.

Baca Juga: Jabatan Wakapolres MTB Diserahterimakan

Menurutnya, masyarakat tidak boleh mempercayai informasi yang tidak benar dengan cara menyeleksi setiap informasi yang diterima dari pihak manapun termasuk informasi di media sosial.

Sejauh ini pemerintah terus bekerja keras menangkal penyebaran virus corona di daerah ini, serta terus berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik bagi setiap warga sesuai prosedur kesehatan jika divonis positif terpapar Covid-19.

“Semua daerah di Indonesia saya kira sama. Tidak ada pungutan biaya perawatan apapun sebab ini adalah pandemic yang mendunia dan harus ditangani pemerintah mulai dari pusat sampai ke daerah termasuk kita di Malteng. Jadi tidak benar pasien covid bayar biaya pengobatan,” cetusnya. (S-36)