AMBON, Siwalimanews – Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kota Ambon, Rustam Simanjuntak mengatakan, tempat pekuburan umum (TPU) Hunuth mampu menampung sekitar 600 jenazah.

TPU Hunuth, katanya, memiliki luas sebesar 1,8 hektar. Selain digunakan untuk memakamkan jenazah umum lokasi tersebut juga digunakan sebagai tempat pemakaman jenazah Covid-19.

Tingginya angka kematian akibat corona, dalam beberapa hari terakhir, diakui tidak menjadi masalah mengenai ketersediaan lahan pemakaman yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Ambon.

Diakuinya, meski menjadi masalah namun untuk sementara ini TPU Hunuth masih memadai untuk memakamkan jenazah yang meninggal dengan indikasi Covid-19.

“Tidak ada masalah, walaupun angka kematian dalam beberapa waktu terakhir tinggi, tapi di TPU Hunuth masih sangat cukup. Sebab, di sana itu mampu menampung 600 Jenazah,” tandasnya, kepada wartawan, di Balai Kota Ambon, Kamis (15/7).

Baca Juga: 3.832 Pasien Covid di Maluku Masih Jalani Perawatan

Diakuinya, untuk sementara ini masih cukup untuk memakamkan 600 jenazah, namun apabila pematangan lahan dilakukan maka akan lebih dari pada cukup lahan tersebut digunakan untuk memakamkan jenazah.

“Kapasitas di TPU Hunuth 600 Jenazah. Sebab di sana itu, belum seluruhnya kita lakukan pematangan, jadi masih banyak tempat. Tapi kita berdoa semoga ke depan, angka kematian tidak terlalu banyak lah,” tambahnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, mengenai petugas pemakaman di Hunuth, pihaknya memakai dua shift  yang anggotanya berasal dari petugas TPU Kebun Cengkeh dan Benteng. “Satu shift kan delapan orang, jadi kalau hari ini petugas dari Kebun Cengkeh yang bekerja menangani pemakaman, besok­nya itu sudah giliran dari Benteng, dia bergantian terus,” pungkasnya. (S-52)