AMBON, Siwalimanews – Akibat berkendara ugal-ugalan di jalan, dua pelajar asal Batu Merah nyaris kehilangan nyawa. Bagai­mana tidak, gaya berkendara kedua­nya bagaikan pembalap profesional, alhasil tembok pembatas di kawasan jalan Jenderal Sudirman Kecamatan Sirimau Kota Ambon ditabrak Rabu (21/4) pagi.

Kecelakaan tunggal ini meng­akibatkan korban AAS (15) dan ZU (15) harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis lantaran luka yang dideritanya cukup serius.

Informasi yang dihimpun, AAS yang mengemudikan sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi, dan hilang kendali sebelum akhirnya menabrak tembok pembatas di kawasan tersebut.

Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease Ipda Izack Leatemia, kepada wartawan di Ambon Rabu (21/4) menjelaskan, kecelakaan bermula ketika pengen­dara sepeda motor AAS bersama boncengan ZU bergerak dengan kecepatan yang tinggi dari arah JMP Galala hendak menuju ke arah Desa Batu Merah.

Setibanya di TKP pengendara sepeda motor tidak dapat mengen­dalikan laju kendaraan nya dengan baik, sehingga langsung menabrak tembok pembatas.

Baca Juga: Selanno Tegaskan Saimima dan Sopacua Malas Berkantor

“Kecelakaan diakibatkan kelalaian pengemudi, yang mengendarai ken­daraan dengan kecepatan tinggi. Tiba di TKP kendaraan yang dike­mudikan hilang kendali sehingga menabrak tembok pembatas jalan yang berada di depan toko Arman Cell,”jelas Kasubbag.

Akibat kecelakan tersebut, pengemudi dan boncengan mengalami luka-luka sehingga langsung di larikan ke RS Bhayangkara di Tantui untuk mendapatkan perawatan medis.

“Kedua korban mengalami luka luka dan saat ini sementara dirawat di RS Bhayangkara, sementara untuk barang bukti berupa sepeda motor sudah diamankan di pos lantas Karpan,” pungkasnya. (S-45)