Syarifudin Jabat Pimpinan Sementara DPRD Buru

NAMLEA, Siwalimanews – Wakil dari PPP, Dali Fahrul Syarifudin menjadi pimpinan sementara DPRD Buru, sampai disahkan dan dilantiknya tiga pimpinan DPRD Buru yang definitif.

Penetapan pimpinan semen­tara itu diumumkan Plt Sekwan Buru, Ifan Syahfan Umasugi dalam sidang paripurna pengucapan sumpah dan janji 25 anggota DPRD Kabupaten Buru masa jabatan 2019-2024, yang berlangsung di ruang Bupolo Gedung DPRD , Senin (30/9).

Penunjukan pimpinan sementara itu ditandai dengan penyerahan memori kerja 25 wakil rakyat masa jabatan 2014-2019 dari Wakil Ketua yang lama Aziz Hentihu dan penyerahan palu sidang oleh Ketua yang lama Iksan Tinggapy.

Aziz Hentihu yang di periode lima tahun mendatang telah berpindah posisi di DPRD Maluku, sempat menitip pesan singkat sebelum menyerahkan memori dewan yang lama kepada 25 wakil rakyat yang baru agar tetap mengemban amanah rakyat.

Aziz ikut mendoakan agar rekan-rekannya itu selalu dilindungi Allah SWT sehingga bisa melaksanakan amanah untuk kemajuan pembangunan di bumi Bupolo yang dicintai.

Sedangkan Iksan Tinggapy dalam kata pengantarnya sebelum menyerahkan palu pimpinan sidang sempat menyapa dua sahabatnya yang sama-sama menjadi pimpinan dewan di periode lalu untuk menyerahkan palu pimpinan kepada Syarifudin yang juga sahabat baiknya diperiode sebelumnya.

Sambil memegang palu di tangan kanan dan pengeras suara dengan tangan kiri, Tinggapy mengatakan kepada sahabatnya Syarifudin, bahwa palu ini jangan dihat hanya sebagai sebuah kayu. Tapi palu kayu ini punya makna mendalam selama berada di tangan pimpinan dewan, karena ketukan palu itu yang turut menentukan masa depan negeri Bupolo tercinta.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirahim, saya serahkan palu ini kepada sahabat, teman dan mitra saya di dewan,” ucap Tinggapy disambut tepukan riuh undangan yang hadir.

Sementara itu, Syarifudin dalam memimpin sidang perdananya sebagai pimpinan sementara DPRD Kabupaten Buru, dengan lantang mengatakan, pengucapan sumpah dan janji merupakan peristiwa lima tahunan yang penting dan bersejarah. Peristiwa sakral yang menjadi momentum diresmikannya keanggotaan, tentunya menjadi suatu kesaksian bagi kita semua yang hadir maupun seluruh masyarakat kabupaten Buru.

Kepada rekannya yang baru dilantik, turut diingatkan, kalau kata demi kata yang terucap dalam sumpah itu adalah komitmen yang harus diwujudkan dalam tugas dan tanggung jawab anggota DPRD terhadap negeri ini.

“Olehnya itu tiada kata yang mampu melukiskan anugerah ini, selain mengangkat kedua tangan ke hadirat Illahi Rabbi yang telah menuntun kami hati ini membuka lembaran cerita dan pengalaman baru dalam perjalanan mensejahterakan, memajukan, serta memandiri­kan Kabupaten Buru lima tahun kedepan,” tandas Syarifudin.

Politisi PPP ini lebih jauh menegaskan, dukungan dan kepercayaan seluruh lapisan masyarakat Buru akan menjadi kekuatan bagi DPRD untuk mendengar, membaca dan meneruskan aspirasi, kemudian mewujudkannya kepada masyarakat sebagai bentuk hasil kerja dan pertanggung­jawaban kami.

“Bila dalam perjalanan nanti kekeliruan dan khilaf, kiranya kami dapat diingatkan. Kami disini karena harapan basu­dara samua.Bantulah kami untuk mewujudkan setiap harapan menjadi nyata,” harapnya. (S-31)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *