Stok Beras Bulog di Maluku Capai 10.420 Ton

AMBON, Siwalimanews – Saat ini stok beras bulog yang berada di seluruh gudang bulog di Maluku, saat ini mencapai 10.420 ton.

Kepala Divisi Regional (Divre) Perum Bulog Maluku, Asmal mengatakan, dengan jumlah stok tersebut dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Maluku hingga empat bulan kedepan.

“Jadi stok kita dalam kondisi aman. Karena kedepan, posisi stok beras itu akan bertambah dengan pembelian beras dari petani asal Pulau Buru,” ungkap Asmal, kepada wartawan diruang kerjanya, Senin (23/9).

Dirinya pun merincikan stok beras di gudang Bulog Ambon sebanyak 6.420 ton, Tual 1.500 ton, dan gudang Bulog Ternate sebanyak 2.500 ton.

Dikatakan, tahun ini pihaknya akan membeli beras petani di Pulau Buru, meskipun jumlahnya tidak terlalu besar sebab sudah selesai masa panen karena walaupun sudah selesai masa panen, namun stok di penggilingan masih ada dan Bulog siap membeli kalau petani di sana mau menjual, karena target Bulog Maluku membeli beras dari petani di Pulau Buru tahun ini sebanyak 2.500 ton.

“Memang untuk penyele­saiannya di lapangan masih saja ada hambatan, karena terkait kualitas maupun harga beras di tingkat petani tidak sama dengan harga pembelian Bulog,” ujarnya.

Oleh karena itu, masyarakat di Maluku dan Maluku Utara tidak perlu kuatir, karena Perum Bulog Maluku masih mem­punyai stok beras yang cukup banyak guna mengisi per­mintaan di dua wilayah tersebut.

“Jadi untuk menambah stok beras yang ada, kita optimalkan dulu beras asal Pulau Buru, walaupun selama ini memang Bulog Maluku selalu membeli beras dari Sulawesi Selatan maupun Jawa Timur,” katanya.

Ketika ditanya dengan ketersediaan stok menjelang Natal dan Tahun baru nanti, ia mengatakan, tak ada masalah karena stok beras yang dimiliki cukup banyak.

“Kita harap tak ada kekura­ngan sama sekali ketika Natal dan Tahun Baru, karena mem­ang dihari-hari seperti itu akan ada banyak permintaan,” harapnya. (S-40)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *