AMBON, Siwalimanews – Martha Magdalena Nanlohy, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasya­rakatan dan SDM Provinsi Maluku, terpapar corona. Dua kali hasil swab positif.

Martha terpapar sejak dua mi­nggu lalu, dan saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

“Hari ini kita pengambilan swab ke tiga ibu Martha untuk diperiksa, karena kali pengambilan hasilnya masih positif,” jelas Kadis Kese­hatan Provinsi Maluku, Meikyal Pontoh kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Kamis (27/8).

Dari hasil tracing yang dilakukan, sejumlah anggota keluarganya juga ikut terpapar.

“Ada empat atau lima anggota keluarga ikut terpapar dari ibu Martha, sejak 2 minggu yang lalu,” kata Pontoh.

Setelah menjalani masa karan­tina, kondisi mantan Kadis Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Maluku sudah mulai membaik..

“Kondisinya sudah membaik, tadi Disnkes Kota Ambon swab spesimen yang ketiga kalinya. Dua kali pengambilan swab masih positif,” jelas Pontoh singkat.

Ketika ditanya, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM terpapar dari mana, dirinya enggan menjawabnya.

Dengan terpaparnya, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Gubernur, Martha M. Nanlohy menambah daftar pejabat tinggi di Maluku yang terpapar Covid-19.

Sebelumnya Kepala Dinas Informatika, Komunikasi dan Per­sandian Maluku, Samuel E Huwae dinyatakan positif terpapar Covid-19. Huwae menambah daftar pan­jang pejabat di lingkup Pemprov Maluku yang tertular.

Pemprov Maluku resmi merilis nama Huwae dengan nomor kasus 991 tertanggal  22 Juli 2020.  “Pak Se­mmy Huwae terpapar virus corona dan dikarantina di rumah,” kata Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Maluku, Kasrul Selang kepada Siwalima melalui telepon selulernya, Selasa (4/8).

Sebelumnya juga, Kepala Bagian Bina Administrasi Kewilayahan Biro Pemerintahan, Imanuel Metwaan. Le­laki 51 tahun ini diduga terpapar dari Kepala Biro Humas dan Proto­kol, Melky Lohy. Imanuel Metwaan saat ini dirawat di RSUD dr. M Hau­lussy.

Berikutnya, Kepala Dinas Pe­muda dan Olahraga Provinsi Sandi Watti­mena, Karo Humas dan Protokol Mel­ky Lohy, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Maluku, Muhammat Mara­sabessy. Selain itu, Kadis Sosial Kota Ambon Nurhayati Jasin. Sandi Wattimena dinyatakan positif berdasarkan hasil uji sam­pel swab dengan metode Tes Cepat Mole­kuler (TCM). (S-39)