NAMROLE, Siwalimanews – Pemda Buru Selatan (Bursel) hingga hari ini masih optimis tetap menyandang status opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) untuk laporan keuangan Pemda Bursel Tahun 2019.

Hal ini diungkapkan Sekda Bursel, Iskandar Walla saat melakukan audiens dengan Tim Pansus Covid DPRD diruang paripurna DRPRD setempat, Selasa (23/06).

“Kami ingin laporkan bahwa hasil kemarin dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kurang lebih tiga hari kemarin itu kami sudah mengkalarifikasi semua temuan,” ucap Sekda.

Dalam pertemuannya dengan BPK itu, Sekda bertindak selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah sekaligus mewakili Pemda Bursel untuk menyelesaikan temuan sementara dari BPK.

“Saya datang itu selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah atau TAPD sekaligus Pemerintah Daerah untuk mengklarifiksi semua temuan sementara karena terhitung hari Selasa (23/06) ini mereka sudah mengclearkan semua temun-temuan,” jelas Walla.

Baca Juga: Pemkot Diminta tak Persulit Warga Malteng

Wala mengatakan, kalau tidak ada halangan, pada tanggal 29 Juni mendatang Pemda Bursel akan menerima hasil laporan audit BPK terkait Keuangan Pemerintah Daerah Bursel tahun 2019.

“Sebagai informasi, Insya Allah tanggal 29 kita akan menerima laporan BPK terkait hasil pemeriksaan LKPD pemerintah daerah atau LPJ tahun 2019 dan insya Allah kita masih tetap keluar dari Disclaimer dan masih di posisi Wajar Dengan Pengecualian atau WDP,” tandas Sekda.

Lebih jauh Sekda menjelaskan, pemerintah daerah sudah berusaha untuk menaikan tingkat status untuk mencapai Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP tetapi ada alasan-alasan yang mengganjal sehingga Kabupaten Bursel belum bisa untuk meraih WTP.

“Bahkan kami sudah berusaha untuk meningkatkan menjadi WTP tetapi ada alasan yang subtansial yang mereka sampaikan untuk perlu kerja keras terkait aset karena aset ini mengganjal untuk memperoleh WTP, dan bukan hanya Bursel tetapi ada daerah-daerah lain juga,” ucapnya.

Tetapi, lanjutnya, Bursel diharapkan dapat fokus sehingga tahun depan Bursel dapat naik kelas dan menggapai WTP.

“Bahkan mereka (BPK-red) sudah sampaikan beberapa saran terkait aset ini sudah kami tampung dan kami juga sudah sampaikan bahwa kami terkendala masalah biaya dan nanti tahun depan baru dianggarkan biaya,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, BPK RI Perwakilan Maluku telah memberikan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Buru Selatan (Bursel) Tahun 2018.

Penyerahan laporan hasil pemeriksaan keuangan Pemkab Bursel itu dilakukan Kepala BPK RI Perwakilan Maluku Muhammad Abidin kepada Pemkab Bursel yang diterima langsung oleh Sekda Bursel, Iskandar Walla dan Wakil Ketua DPRD Bursel Gerson E Selsily di Kantor BPK Maluku.

Penyerahan laporan hasil pemeriksaan keuangan Pemkab Bursel tahun 2018 ini sekaligus mengangkat derajat Pemda Bursel dari status Disclaimer menjadi WDP.

Sebelum tahun 2018, Pemda Bursel mendapat status Disclaimer atas laporan keuangan daerah. Disclaimer atau tidak menyatakan pendapat (TMP) merupakan opini terburuk yang diberikan BPK RI terhadap pemerintah atau kementerian lembaga atas hasil audit laporan keuangan. Namun kini, Pemkab Bursel keluar dari opini buruk tersebut dan meraih WDP. (S-35)